Pelatih Anthony Hudson Sesalkan Kekalahan Thailand di Final Piala AFF 2026

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Thailand Anthony Hudson menyatakan kekecewaan atas kegagalan timnya menjadi juara Piala AFF 2026 setelah kalah agregat 2-4 dari Vietnam di final yang berakhir dengan hasil imbang 2-2 pada leg kedua di Hanoi, Rabu (26/8), dilansir dari Detik Sport.

Thailand sebelumnya kalah 2-0 pada leg pertama di Bangkok dan hanya mampu bermain imbang di leg kedua. Mereka dua kali unggul lewat Yotsakorn Burapha dan Wanchai Jarunongkran, tetapi dua gol Vietnam juga tercipta melalui gol bunuh diri Chatchai Budprom dan Wanchai.

Peluang Thailand sempat terbuka ketika mereka mendapatkan penalti di awal babak kedua, namun eksekusi Kakana Khamyok melambung di atas gawang sehingga agregat tetap tidak berubah. Kekalahan ini merupakan kekalahan kedua beruntun Thailand di final Piala AFF setelah juga kalah dari Vietnam pada edisi 2024.

Anthony Hudson sebagai pelatih utama menilai timnya bermain lebih baik selama dua laga final tersebut.

"Menurut saya, para pemain layak mendapatkan hasil lebih baik dari dua laga ini. Saya tidak tahu apakah kami akan memenangkan partai final, tetapi kami punya peluang bagus dalam dua laga tersebut," ujar Hudson.

Hudson menegaskan bahwa timnya tampil dominan dan efektif di babak pertama leg kedua.

"Orang mungkin punya pendapat berbeda, namun kami adalah tim yang lebih baik dalam dua laga itu. Pada babak pertama malam ini, kami memainkan sepak bola yang fantastis dan menciptakan sejumlah peluang. Kami sangat efektif saat menyerang di sepertiga akhir lapangan," ujarnya.

Pelatih asal Inggris itu juga menyampaikan penyesalannya karena gagal membawa Thailand meraih gelar juara meskipun hampir membalikkan keadaan pada leg kedua.

"Itulah kekecewaan terbesar saya-tidak bisa membawa mereka melaju ke tahap berikutnya, padahal kami nyaris membalikkan keadaan," kata Hudson.

Dia juga mengapresiasi perjuangan para pemain yang sempat diragukan sebelum laga final.

"Saya bangga dengan apa yang dilakukan para pemain karena semua orang sempat meragukan kemampuan mereka. Kami nyaris berhasil malam ini; kami mendapatkan penalti, namun gagal mengeksekusinya, dan di situlah momentum bergeser," ungkapnya.

Hudson menyimpulkan bahwa timnya sudah sangat dekat dengan gelar, namun tetap harus menerima kekalahan.

"Kami sudah sangat dekat dengan gelar. Kekecewaan saya adalah kami tidak berhasil memenangkan final," jelas Hudson.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed