Pelatih Vietnam Sangat Mewaspadai Kekuatan Terbaru Timnas Singapura
Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik mewaspadai peningkatan kekuatan Singapura menjelang laga lanjutan Grup A ASEAN Cup 2026 di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, pada Jumat, 31 Juli 2026 pukul 20.00 WIB.
Vietnam yang menyandang status juara bertahan datang membawa modal kemenangan telak 7-0 atas Timor Leste. Namun, Singapura saat ini memimpin klasemen sementara Grup A dengan perolehan enam poin hasil dari dua kemenangan beruntun melawan Kamboja dan Timor Leste.
Status juara bertahan diakui tidak menjadi beban moral bagi skuad Vietnam, melainkan penambah rasa percaya diri untuk mengamankan posisi teratas klasemen grup.
"Datang ke kompetisi ini sebagai juara bertahan tidak menciptakan tekanan bagi kami," kata Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menekankan pentingnya menjaga fokus demi meraih hasil maksimal di setiap pertandingan yang dihadapi.
"Sebaliknya, kami ingin menggunakan status itu untuk memberi tim kepercayaan diri. Kami akan mendekati setiap pertandingan seolah-olah ini adalah laga final dan mencoba meraih hasil terbaik di setiap laga," ujar Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Meski mengantongi rekor tak terkalahkan dalam 16 pertemuan terakhir melawan Singapura sejak 1998, Kim menilai kekuatan sang lawan telah berkembang pesat dibanding dua tahun lalu.
"Besok akan menjadi pertandingan yang sangat penting bagi kami, dan kami membutuhkan kemenangan untuk terus melangkah di turnamen ini. Kami tahu ini akan menjadi laga yang sulit. Namun, para pemain telah pulih dengan baik, dan kami telah bersiap dengan cermat untuk pertandingan tersebut," kata Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Persiapan matang terus dimaksimalkan oleh tim berjuluk The Golden Star demi mengamankan poin penuh di kandang sendiri.
"Kami akan memasuki pertandingan besok dengan mentalitas positif dan telah bersiap diri dengan baik untuk mengalahkan mereka lagi. Namun, Singapura kini lebih kuat dibanding dua tahun lalu," ujar Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Kewaspadaan skuad Vietnam juga didasari oleh sikap optimistis dari kubu lawan. Pelatih Singapura Gavin Lee menegaskan bahwa timnya tetap mengincar tiga poin penuh demi memperbesar peluang lolos ke babak semifinal.
"Pemikiran kami tidak berubah terlepas dari kemungkinan kalkulasi yang ada," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.
Singapura mengandalkan konsistensi performa dan keseimbangan permainan untuk meredam agresi lini serang Vietnam.
"Kami memasuki setiap pertandingan untuk menang, dan cara kami mencoba mencapainya adalah dengan berfokus pada performa kami," ujar Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.
Pendekatan taktis Singapura dipastikan tetap konstan tanpa memedulikan reputasi lawan yang bakal dihadapi.
"Tidak ada yang berubah dalam pendekatan kami. Di setiap pertandingan, kami mencoba menampilkan versi terbaik dari diri kami, dan itu seharusnya membawa kami lebih dekat untuk mengamankan tiga poin. Pendekatan kami besok tidak akan berbeda," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.
Kedisiplinan sepanjang 90 menit pertandingan menjadi kunci utama Singapura untuk dapat memberikan perlawanan seimbang.
"Ini tentang menjaga keseimbangan yang tepat. Kami tidak ingin berada di salah satu titik ekstrem. Pada akhirnya, pendekatan kami sama di setiap pertandingan. Kami harus tetap bertahan di dalam permainan," ujar Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.
Kualitas individu pemain Singapura diyakini mampu memberikan ancaman bahaya bagi lini pertahanan Vietnam jika pertandingan berjalan ketat.
"Tanpa memedulikan lawan, kami ingin tetap kompetitif karena kami tahu jika kami bertahan dalam pertandingan selama 95 menit, kami memiliki kualitas untuk menyakiti sebagian besar tim. Itu tidak berubah tergantung pada situasi atau tahapan pertandingan," kata Gavin Lee, Pelatih Timnas Singapura.
Sorotan media Singapura tertuju pada penyerang naturalisasi Vietnam kelahiran Brasil, Nguyen Xuan Son. Pemain bertinggi badan 1,85 meter tersebut dijuluki "Hanoi Haaland" karena performa impresifnya yang mencetak 12 gol dari 10 penampilan internasional bersama Vietnam.
"Saya senang ketika mencetak gol," kata Nguyen Xuan Son, Penyerang Timnas Vietnam.
Pemain berusia 29 tahun itu bertekad tampil maksimal setelah menjadi pencetak gol terbanyak saat membawa Vietnam menjuarai edisi 2024 lalu.
"Mencetak gol selalu menjadi tugas seorang penyerang. Ada pertandingan di mana saya tidak mencetak gol sebanyak yang diharapkan, tetapi saya selalu mencoba yang terbaik," ujar Nguyen Xuan Son, Penyerang Timnas Vietnam.
Tanggung jawab besar berada di pundak Xuan Son untuk membongkar barisan pertahanan Singapura yang rapat.
"Saya akan berusaha lebih keras lagi. Itu adalah tanggung jawab saya," kata Nguyen Xuan Son, Penyerang Timnas Vietnam.
Di sisi lain, Vietnam menyikapi ketatnya persaingan dengan menekankan pentingnya kerja sama tim dan menikmati setiap momen pertandingan.
"Targetnya adalah mempertahankan gelar, tetapi pertama-tama kami harus fokus pada setiap pertandingan," kata Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Kolektivitas permainan menjadi kunci utama bagi Vietnam untuk mengontrol jalannya laga di hadapan pendukung sendiri.
"Untuk menang, kami harus bertarung sebagai satu tim. Saya ingin para pemain mengontrol permainan dan menikmati sepak bola," ujar Kim Sang-sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Pertandingan antara Vietnam dan Singapura disiarkan secara langsung melalui platform streaming VTV5, VTV7, VTVgo, FPT Play, dan TV360.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow