Pemprov NTB Peringatkan Hotel Tak Naikkan Harga Menjelang MotoGP
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melarang pengelola hotel menaikkan tarif akomodasi secara drastis menjelang gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika pada 9-11 Oktober 2026. Langkah pengawasan ketat disiapkan guna mencegah lonjakan harga yang rutin terjadi setiap ajang balapan internasional tersebut digelar, dilansir dari Detik Travel. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, menekankan pentingnya optimalisasi persiapan pada pelaksanaan tahun kelima ini agar mampu memberikan kesan positif bagi para wisatawan.
"MotoGP ini sudah masuk tahun ke lima, tentunya ada hasil evaluasi sebelumnya sehingga persiapan kita harus jauh lebih optimal di tahun ini, sehingga benar-benar bisa memberikan kesan yang mendalam bagi para pengunjung," ujar Aulia.
Aulia mengingatkan seluruh pelaku usaha akomodasi agar tidak mengambil keuntungan sesaat dengan menetapkan tarif yang di luar batas kewajaran. Penetapan harga yang rasional sangat diperlukan demi menjaga keberlanjutan industri pelancongan daerah dalam jangka panjang.
"Kita harus menjaga keberlangsungannya dan keberlanjutan ke depan, tidak hanya untuk saat ini," katanya menegaskan. Proses persiapan terus berjalan mencakup penjualan tiket, ketersediaan penginapan, hingga kesiapan armada angkutan penonton.
Berdasarkan laporan dari penyelenggara utama InJourney MGPA, angka penjualan tiket ajang balap seri Mandalika tersebut saat ini sudah hampir menembus separuh dari total kapasitas. "Alhamdulillah, hasil komunikasi terakhir dengan penyelenggara utama, dalam hal ini InJourney MGPA, penjualan tiket sudah berada di kisaran 40 persen sekian, mendekati 50 persen terjual," ujar Aulia. Sektor transportasi penonton tetap menggunakan skema operasional dari ajang sebelumnya, namun dengan penguatan pada pengoperasian bus antar-jemput sesuai arahan Gubernur NTB.
"Layanan bus antar-jemput tersebut disiapkan untuk mempermudah mobilisasi serta membantu pergerakan penonton dari berbagai titik kawasan menuju area Sirkuit Mandalika," ujarnya.
Guna menghindari praktik percaloan tiket, pemerintah mengimbau para calon penonton untuk melakukan transaksi langsung melalui kanal resmi yang telah disediakan. "Sekarang tidak perlu calo, karena tiket itu sangat mudah untuk diakses. Kami imbau masyarakat untuk segera membeli tiketnya," kata Aulia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow