Pemprov dan PTPN IV Gelar Salat Istisqa Hadapi Kekeringan Panjang

Smallest Font
Largest Font

Sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di Pulau Jawa dan Sumatera, tengah mengalami kekeringan akibat kemarau panjang yang berdampak pada penurunan debit air di sungai dan waduk. Pemerintah Provinsi Jambi bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa pada Rabu pagi, 2 September 2026, sebagai upaya memohon turunnya hujan untuk mengatasi kekeringan dan kebakaran hutan.

Di beberapa daerah lain, seperti Dompu di Nusa Tenggara Barat, hampir 2.000 kepala keluarga terdampak kekeringan dan mengandalkan pasokan air dari BPBD. Di Pandeglang, Banten, sekitar 33.000 orang juga mengalami dampak serupa. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah antisipasi dengan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung hingga Januari 2027.

Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan usai Salat Istisqa bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar untuk memohon hujan setelah lima bulan dilanda kemarau panjang.

"Pelaksanaan Salat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar kita untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan. Sudah kurang lebih lima bulan kita dilanda kemarau, dan saat ini kita mulai merasakan dampaknya," ujar Al Haris.

Selain pemerintah daerah, PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional IV Jambi–Sumatera Barat juga melaksanakan Salat Istisqa di beberapa unit kebun, termasuk di Unit Kebun Batanghari pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh karyawan dan masyarakat sekitar sebagai wujud ikhtiar spiritual menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Manajer Kebun Batanghari, Arief Kurniawan, menyampaikan bahwa selain melaksanakan Salat Istisqa, PTPN IV juga menyalurkan paket sembako untuk membantu warga terdampak kekeringan.

"Kami berikhtiar mengetuk pintu langit, memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan dan mengakhiri musim kemarau. Selain melaksanakan Salat Istisqa bersama masyarakat, kami juga menyalurkan sedekah berupa paket sembako kepada warga yang membutuhkan," ujar Arief Kurniawan didampingi Asisten Personalia Kebun Andraw Nur Rahmad.

Paket bantuan yang disalurkan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, teh, kopi, mie instan, telur, dan garam yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga di Desa Batin, Desa Awin, dan Desa Baru di Kabupaten Batanghari.

Arief menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial perusahaan sekaligus ikhtiar spiritual agar hujan segera turun dan mengurangi risiko kebakaran hutan serta kabut asap.

"Kami berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat segera dikabulkan Allah SWT dengan turunnya hujan. Kehadiran hujan tentu sangat berarti bagi masyarakat yang mulai mengalami kesulitan air, sekaligus membantu mengurangi risiko dan dampak karhutla serta kabut asap," katanya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan kesiapsiagaan menghadapi El Nino yang diprediksi berlangsung hingga awal 2027. Pemerintah DKI Jakarta pun menggelar apel antisipasi potensi kebakaran dan dampak kekeringan di ibu kota.

"Pemerintah DKI Jakarta mengadakan Apel Jaga Jakarta berkaitan dengan antisipasi penanganan potensi kebakaran yang ada di Jakarta, menghadapi El Nino yang diperkirakan panjang sampai dengan akhir September, bahkan BMKG memprediksi sampai dengan Januari 2027," ujar Pramono Anung.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed