Penggemar Anime Gunakan Nvidia DLSS 5 untuk Ubah Karakter Game Jadi Realistis
Seorang penggemar anime memanfaatkan teknologi AI generatif Nvidia DLSS 5 untuk mengubah tampilan karakter dalam game menjadi lebih realistis. Namun, hasil yang diperoleh justru jauh dari ekspektasi dan terlihat menyeramkan.
Teknologi DLSS 5 dari Nvidia dirancang untuk meningkatkan kualitas visual game dengan memperbaiki pencahayaan, tekstur kulit, rambut, hingga pakaian. Namun, pengguna X bernama Jo merasakan efek yang berbeda saat mencoba fitur ini pada game Danganronpa.
Jo menunjukkan bahwa karakter utama, Makoto Naegi, tampil seperti boneka pembunuh Chucky. Selain itu, karakter teman sekelasnya seperti Junko juga terlihat seperti boneka usang, dan latar koridor sekolah Hope's Peak Academy tampak menyerupai suasana dari film Backrooms.
Jo menulis di X, "Aku terjebak dalam mimpi buruk yang tak berkesudahan tolong tolong tolong," menggambarkan ketidaksukaannya terhadap hasil yang muncul.
Saat ini, hanya game NBA 2K27 yang secara resmi mendukung fitur Nvidia DLSS 5, seperti yang telah diumumkan perusahaan dan dirilis pada 3 September 2026. Namun, beberapa game lain seperti Danganronpa, Trails, dan Shin Megami Tensei V ternyata dapat menggunakan teknologi ini melalui modifikasi file.
Hal ini terjadi karena kebocoran file DLSS-NR dari akses awal game NBA 2K27, yang kemudian dimanfaatkan modder untuk menjalankan DLSS 5 pada game lain yang belum resmi mendukung. Ketika teknologi ini diterapkan paksa pada game dengan gaya visual anime, AI mengalami kesalahan interpretasi sehingga menghasilkan efek visual yang tidak sesuai dan cenderung menyeramkan.
Perkembangan ini menunjukkan tantangan dalam penggunaan teknologi AI generatif yang belum sepenuhnya kompatibel dengan semua jenis visual game, terutama yang bergaya anime.
Informasi ini dikutip dari Detik iNET.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow