Penjualan Denza D9 Menurun, Toyota Alphard Kembali Unggul di 2026
Penjualan Denza D9 menurun pada tahun 2026, sementara Toyota Alphard kembali mengungguli di segmen MPV premium Indonesia, dilansir dari Detik Oto.
Berdasarkan data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Juli 2026, distribusi Denza D9 hanya mencapai 159 unit, sedangkan Alphard mencapai 354 unit.
Tren penurunan terus berlanjut pada Agustus 2026, dengan Denza D9 hanya mendistribusikan 19 unit, sementara Alphard masih mampu menjual 235 unit. Namun, secara total distribusi sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Denza D9 masih unggul dengan 3.001 unit, sedangkan Alphard 2.034 unit.
Penjualan Denza D9 sepanjang Januari hingga Agustus 2026 adalah 392, 270, 455, 1.032, 210, 464, 159, dan 19 unit per bulan.
Sementara itu, penjualan Toyota Alphard pada periode yang sama adalah 153, 62, 229, 225, 387, 389, 354, dan 235 unit per bulan.
Gaikindo mencatat pada tahun 2025, penjualan Denza D9 sangat kuat dengan total 7.474 unit, yang tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan Toyota Alphard yang hanya mendistribusikan 2.397 unit.
Meskipun sama-sama berada di segmen MPV premium, Denza D9 dan Toyota Alphard menggunakan teknologi yang berbeda. Alphard mengandalkan mesin bensin dan teknologi hybrid, sedangkan Denza D9 menggunakan baterai berkapasitas 103 kWh sebagai sumber tenaga listrik.
Alphard Hybrid menggunakan mesin A25A-FXS dengan tenaga 140 kW dan torsi 239 Nm, serta motor listrik 184 kW dan torsi 270 Nm dengan sistem hybrid total tenaga 250 PS dan transmisi CVT.
Sementara itu, Denza D9 mengusung baterai BYD Blade (LFP) 103 kWh dengan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor bertenaga 230 kW dan torsi 360 Nm, mampu menjelajah hingga 600 km dalam sekali pengisian baterai penuh.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow