Pep Guardiola Resmikan Pengunduran Diri dari Manchester City Setelah Mengabdi 10 Tahun
Manajer Manchester City Pep Guardiola resmi mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya pada Jumat (22/5/2026). Keputusan mendadak dari pelatih berusia 55 tahun ini menyudahi total masa pengabdiannya selama 10 musim di klub raksasa Liga Inggris tersebut sejak pertama kali bergabung pada Juli 2016 silam.
Langkah ini diambil lebih cepat dari durasi kontrak aslinya bersama Manchester City yang baru akan berakhir pada Juni 2027. Manajemen klub mengonfirmasi bahwa pertandingan terakhir juru taktik asal Spanyol itu bersama The Citizens dijadwalkan berlangsung pada Minggu (24/5/2026) mendatang.
Keputusan mundur ini mengejutkan publik sepak bola dunia mengingat dominasi yang telah dibangun Guardiola di kompetisi domestik maupun Eropa. Spekulasi mengenai alasan pep guardiola keluar dari city sempat merebak sebelum sang manajer memberikan pernyataan langsung kepada awak media.
Melalui sesi konferensi pers, juru taktik yang telah memberikan banyak kesuksesan ini menyampaikan salam perpisahan yang emosional kepada seluruh elemen klub dan suporter. Berita terbaru pep guardiola meninggalkan city langsung menjadi pusat perhatian pencinta sepak bola global setelah kutipan resminya dirilis.
"Betapa indahnya waktu yang telah kita lalui bersama. Jangan tanya alasan kepergianku. Tidak ada alasan, tetapi jauh di lubuk hatiku, aku tahu ini waktuku. Tidak ada yang abadi, jika ada, aku pasti sudah di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta yang kumiliki untuk Manchester City-ku," ujar Pep Guardiola.
Pengumuman ini hadir hanya beberapa hari setelah Manchester City dipastikan gagal mempertahankan gelar juara Premier League musim 2025/2026. Rival mereka, Arsenal, resmi mengunci takhta juara liga setelah City tertahan imbang saat melawan Bournemouth pada tengah pekan ini.
Rekor Sejarah dan Deretan Trofi Pep Guardiola di Manchester City
Selama satu dekade menukangi klub yang bermarkas di Stadion Etihad tersebut, Guardiola menorehkan tinta emas yang menjadikannya sebagai pelatih paling sukses dalam sejarah berdirinya Manchester City. Integrasi taktik mutakhirnya membawa klub meraih total 20 trofi bergengsi di berbagai ajang.
Keberhasilan Guardiola mencakup dominasi total di kompetisi domestik serta memecahkan kutukan Eropa dengan mempersembahkan trofi Liga Champions pertama bagi publik Manchester biru. Prestasi luar biasa ini menjadi standar baru yang sangat tinggi bagi pelatih baru manchester city di masa depan.
Berikut adalah rincian lengkap koleksi trofi pep guardiola di manchester city selama periode 2016 hingga 2026:
| Nama Kompetisi | Jumlah Trofi |
|---|---|
| Premier League (Liga Inggris) | 6 |
| Piala Liga Inggris (EFL Cup) | 5 |
| Piala FA (FA Cup) | 3 |
| Community Shield | 3 |
| Liga Champions UEFA | 1 |
| Piala Super Eropa | 1 |
| Piala Dunia Antarklub FIFA | 1 |
Teka-teki Pelatih Baru Manchester City dan Langkah Selanjutnya
Kepergian pelatih legendaris ini memicu pertanyaan besar di kalangan suporter mengenai siapa pengganti pep guardiola di man city selanjutnya. Manajemen Manchester City kini dihadapkan pada tugas berat untuk mencari suksesor yang mampu mempertahankan standar tinggi yang ditinggalkan Guardiola.
Hingga saat ini, pihak klub belum mengumumkan secara resmi figur yang akan mengisi kursi manajer di Etihad Stadium untuk musim depan. Beberapa nama pelatih top Eropa mulai dikaitkan oleh media-media Inggris, namun pihak manajemen City menegaskan fokus utama saat ini adalah memberikan penghormatan terakhir yang layak dalam laga perpisahan di akhir pekan.
Pertandingan pamungkas yang dijadwalkan pada hari Minggu nanti akan menjadi momen perpisahan bersejarah bagi publik Manchester City untuk melepas kepergian sang manajer ikonik. Akhir dari era keemasan ini sekaligus menandai dimulainya babak baru bagi struktur kepelatihan dan masa depan klub di kompetisi sepak bola modern.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow