Pertumbuhan Aset PPDP Juli 2026 Melambat Akibat Penurunan Investasi

Smallest Font
Largest Font

Pertumbuhan aset bidang perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) tercatat melambat pada Juli 2026. Kondisi ini dipengaruhi oleh melemahnya kinerja pasar modal dalam beberapa waktu terakhir, yang berdampak langsung pada nilai investasi sektor ini.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total aset PPDP hingga Juli 2026 mencapai Rp 2.964,56 triliun. Angka ini mencatat pertumbuhan sebesar 4,48% secara year-on-year (yoy), atau hanya 0,37% secara year-to-date (ytd), dilansir dari Detik Finance.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menjelaskan bahwa aktivitas PPDP terbagi menjadi tiga komponen utama: penghimpunan polis atau iuran peserta, investasi dana, serta pembayaran manfaat pensiun atau klaim. Menurutnya, penurunan nilai investasi menjadi salah satu penyebab utama melambatnya pertumbuhan aset.

"Yang menjadi penyebab utama salah satunya memang tanda penurunan aset adalah penurunan nilai investasi, tapi ini sebenarnya belum real. Belum realized. Ini baru-baru ini. Tapi kan kalau dia butuh uang ya terpaksa dia jual gitu," ujar Ogi dalam Focus Group Discussion di Lombok, Kamis (27/8/2026).

Selain itu, Ogi menambahkan bahwa penurunan permintaan terhadap penerbitan polis baru juga turut memengaruhi kondisi ini. Hal tersebut mencerminkan menurunnya kemampuan daya beli masyarakat, sehingga pembelian asuransi atau program pensiun menjadi prioritas sekunder.

"Nah yang lain juga memang terjadi demand penurunan terhadap penerbitan polis-polis yang baru. Ini kan indikasi kemampuan masyarakat sudah turun. Jadi beli asuransi atau program pensiun menjadi secondary priority," tutur Ogi.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed