Mauricio Pochettino Minta Chelsea Dicabut Gelar Liga Primer 2016-17 dan Berikan ke Tottenham
Mauricio Pochettino meminta agar Chelsea dicabut gelar Liga Primer musim 2016-17 karena pelanggaran aturan transfer dan gelar itu diberikan kepada Tottenham, yang finis di posisi kedua.
Pada musim tersebut, Chelsea yang dilatih Antonio Conte menjuarai Liga Primer dengan keunggulan tujuh poin atas Tottenham yang dilatih Pochettino. Namun, Chelsea kemudian didenda sebesar £10,75 juta akibat pelanggaran aturan kompetisi yang terjadi antara 2011 hingga 2018.
Pemilik Chelsea saat ini, Todd Boehly dan Clearlake Capital, melaporkan sendiri 74 pelanggaran aturan asosiasi sepak bola saat membeli klub pada 2022. Chelsea mengakui melakukan pembayaran rahasia sebesar £47 juta kepada agen tak terdaftar dan pihak ketiga terkait transfer pemain.
Pochettino, yang melatih Tottenham dari 2014 sampai 2019, mengungkapkan, "Kami seharusnya memenangkan satu gelar Liga Primer. Kami seharusnya diberi gelar itu." Ia menambahkan, "Mereka dihukum, mereka mengaku, jadi itu saja? Gelar seharusnya untuk tim yang berada di posisi kedua."
Menurut Pochettino, ketidakadilan terjadi karena Tottenham tidak bersaing dengan aturan yang sama sejak awal musim. Ia mengatakan, "Mungkin dengan aturan yang sama, kami bisa saja mendatangkan pemain yang membuat tim lebih baik atau mencetak lebih banyak gol."
Meski demikian, Pochettino menegaskan bukan bermaksud mengeluh, melainkan menyatakan fakta. "Saya tidak takut mengatakan kebenaran. Pendukung Chelsea mungkin kecewa, tapi jika kami yang melanggar aturan, saya juga akan mengakuinya," ujar Pochettino.
Investigasi Premier League menemukan pembayaran oleh pihak ketiga yang terkait Chelsea kepada pemain dan agen tak terdaftar yang tidak dilaporkan kepada otoritas pada saat itu. Transfer pemain seperti Eden Hazard, Willian, David Luiz, dan Nemanja Matic termasuk dalam pelanggaran tersebut.
Namun, Premier League menilai pelanggaran itu tidak menyebabkan pelanggaran aturan profitabilitas dan keberlanjutan secara langsung. Oleh karena itu, pengurangan poin tidak dianggap sebagai hukuman yang tepat, meskipun Chelsea dikenai denda besar.
Pochettino juga mengkritik keputusan yang dianggapnya tidak cukup tegas. "Saya tidak mengatakan Chelsea tidak bermain dengan baik atau Conte tidak hebat, tapi jika melanggar aturan, harusnya gelar diberikan ke tim lain," katanya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow