Polda Metro Rilis Sketsa Wajah Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Bambang Setiawan

Smallest Font
Largest Font

Polda Metro Jaya merilis sketsa wajah dua pria yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan Bambang Setiawan, warga Pejompongan, Jakarta Barat, yang tewas setelah dikeroyok dalam kerusuhan pada 27 Agustus 2026 malam. Bambang Setiawan, pedagang cermin berusia 59 tahun, meninggal dunia setelah dianiaya kelompok orang dalam kerusuhan di kawasan Pejompongan. Korban sempat dibawa ke RS TNI AL Mintoharjo, namun nyawanya tidak tertolong. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, menyampaikan sketsa wajah pelaku berdasarkan keterangan 14 saksi dan analisis rekaman CCTV serta video di media sosial.

"Berdasarkan keterangan saksi didukung petunjuk lain, penyidik melakukan persesuaian keterangan saksi dan hasil analisa digital, didapatkan sketsa wajah yang mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang tersebut," ujar Iman di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/9).

Ciri fisik terduga pertama adalah pria berusia sekitar 30-40 tahun dengan wajah oval, alis tipis, bibir tebal, hidung pendek, bola mata hitam, dan kulit cokelat. Terduga kedua berusia sama dengan wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, kumis dan janggut, bola mata hitam, dan warna kulit cokelat.

Selain itu, tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap tiga orang terkait perusakan CCTV di sekitar DPR dan Pejompongan sebagai bagian dari pengembangan penyidikan. "Dari rangkaian yang dilakukan Ditreskrimum terhadap pelaku perusakan CCTV milik pemerintah DKI, tiga orang kembali diamankan mulai kemarin malam dan pagi hari ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya telah menetapkan 49 orang tersangka dari 322 orang yang diamankan usai kerusuhan tersebut. Penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap aktor intelektual di balik peristiwa ini. Iman menegaskan bahwa penyidik saat ini mengejar kedua terduga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan kematian Bambang. "Saat ini penyidik sedang melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang," ujar Iman.

Polisi juga menepis spekulasi bahwa pelaku pengeroyokan merupakan anggota organisasi kemasyarakatan tertentu.

"Kami belum menemukan indikasi bahwa pelaku merupakan anggota komunitas tertentu," tambah Iman, sambil mengatakan penyidikan masih mendalami kemungkinan keterlibatan ormas dalam kerusuhan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed