Polisi Selidiki Temuan 995 Senjata di Sekolah Pondok Pinang Jakarta Selatan

Smallest Font
Largest Font

Polres Metro Jakarta Selatan sedang menyelidiki temuan sekitar 995 senjata api dan airsoft gun di sebuah ruangan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penemuan ini terjadi pada tanggal 15 Juli 2026 dan meliputi berbagai jenis senjata, amunisi, alat pembuat peluru, serta barang terlarang seperti narkotika jenis sabu dan ganja, dan juga VCD porno. Kuasa hukum yayasan sekolah, Hermawanto, menegaskan tidak ada kegiatan ekstrakurikuler menembak di sekolah tersebut berdasarkan informasi dari para guru lama.

"Kami informasikan, berdasarkan informasi dari para guru-guru yang sudah lama di sini, bahwa di sekolah ini tidak pernah ada ekstrakurikuler menembak," ujar Hermawanto.

Pengurus yayasan juga baru mengetahui keberadaan 995 senjata tersebut setelah memperoleh akses ke ruangan yang sebelumnya dikuasai pengurus lama. Di sisi lain, PT Lokta Karya Perbakin menyatakan bahwa ratusan airsoft gun merupakan inventaris berizin untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak yang berlangsung sejak 2020 dan berhenti pada 2024 setelah pembinanya meninggal dunia.

Anggota Komisi III DPR, Soedeson Tandra, meminta kepolisian mengusut tuntas jaringan di balik temuan senjata dan narkoba tersebut karena indikasi adanya jaringan yang lebih besar. "Kita menyayangkan di sekolah tempat mendidik generasi bangsa ditemukan barang-barang seperti ini, apalagi senpi dan narkoba. Kita minta polisi mengusut tuntas, karena ini melanggar Undang-Undang Darurat dengan ancaman hukuman sangat berat," ujar Soedeson Tandra.

Politikus Golkar itu juga menekankan pentingnya menelusuri asal usul senjata dan tujuan penggunaannya untuk mengantisipasi potensi kejahatan yang membahayakan keamanan negara. "Dari mana asal usul senjata itu dan akan dipergunakan untuk apa harus dicari tahu. Termasuk temuan narkoba yang sangat mengancam generasi muda," tambah Soedeson Tandra. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo, menjelaskan bahwa laporan masyarakat menjadi dasar penyelidikan dan sebelumnya Polres sudah membuat Laporan Polisi Model A sesaat setelah penemuan senjata tersebut diketahui.

"Bahwa benar Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat terkait temuan senjata (terdiri dari airgun dan senjata api) yang tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah yang berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama," ujar AKP Joko Adi Wibowo.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed