Prabowo Ungkap Menteri Kerja Keras Hingga Operasi di Sidang Tahunan MPR 2026
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan laporan kinerja dan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Dalam 21 bulan memimpin, Prabowo mengungkap pemerintahannya telah menetapkan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah negara yang selama puluhan tahun belum terselesaikan. "Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara," ujar Prabowo.
Dia menegaskan bahwa rata-rata satu kebijakan transformatif diputuskan setiap lima hari, menandakan kerja keras kabinetnya dalam menangani berbagai persoalan.
Prabowo juga mengungkapkan bahwa kerja para menteri sangat berat hingga beberapa di antaranya harus dirawat di rumah sakit, bahkan menjalani operasi akibat kelelahan. "Demikian kerasnya menteri-menteri saya dan pembantu-pembantu saya telah bekerja. Beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit, ada yang pingsan, ada yang operasi, banyak yang kecapean," katanya.
Presiden berjanji akan memberi waktu istirahat lebih banyak kepada para menteri selama sisa masa jabatannya. Selain itu, Prabowo memaparkan empat pedoman utama Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya, yaitu menjalankan perintah Undang-Undang Dasar 1945, menjaga kepentingan nasional termasuk pengelolaan kekayaan bangsa, mengatasi kesulitan rakyat dengan cepat, dan berorientasi pada kepentingan rakyat serta generasi penerus.
"Saya telah pimpin pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 21 bulan dengan empat pedoman utama," ujar Prabowo. Dia menegaskan sumpahnya sejak Oktober 2024 untuk memimpin dengan tulus, jujur, dan mengutamakan seluruh rakyat, termasuk yang tidak memilihnya. Dalam Sidang Tahunan ini juga diputar video capaian dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang menampilkan keberhasilan di bidang pangan, energi, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Target swasembada delapan komoditas pangan pada 2026 sudah tercapai, termasuk beras, jagung, gula konsumsi, dan daging ayam. Implementasi biodiesel B50 sejak Juli 2026 juga dinilai berhasil menghemat devisa hingga Rp 170 triliun dan menyerap 2,1 juta tenaga kerja.
Prabowo memaparkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 56,9 juta penerima manfaat dan menyerap 1,3 juta tenaga kerja. "Janji makanan bergizi, bantuan sosial digital, dan hilirisasi tidak lagi menjadi rencana di atas kertas. Semuanya telah berjalan dan manfaatnya mulai dirasakan rakyat," ujar Prabowo. Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron yang hadir juga memuji pertumbuhan ekonomi Indonesia yang di atas 5% di tengah tantangan global, serta menilai kondisi politik, keamanan, dan ekonomi nasional masih berada di jalur yang baik.
Herman berharap kebijakan pemerintah ke depan terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dengan berlandaskan prinsip Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33 dan 34.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow