Prabowo Usulkan Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Sumatera

Smallest Font
Largest Font

Presiden Prabowo mendukung usulan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menggunakan tepung ubi atau singkong sebagai bahan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera. Ide ini disampaikan saat rapat koordinasi penanganan karhutla di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (24/8/2026), dilansir dari Detikcom.

Listyo menilai bahan tepung berpotensi mencegah dan memadamkan api, terutama pada tahap awal kebakaran. Prabowo pun mendorong produksi massal bahan ini untuk mendukung upaya pemadaman.

"Menarik sekali bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar. Ajukan biaya untuk produksinya, kita usahakan semua upaya," ujar Prabowo.

Inovasi serupa sebelumnya telah dikembangkan oleh Aryanto Misel, inovator asal Cirebon, Jawa Barat, sejak 2003. Ia menciptakan alat pemadam api ringan (APAR) berbahan kulit singkong, yang mengandung potassium sitrat efektif memadamkan api.

"Keunggulan alat pemadam api dari kulit singkong ini adalah bisa memutus mata rantai reaksi pembakaran dan residunya bisa dijadikan pupuk untuk tanaman," kata Aryanto.

Aryanto menjelaskan, APAR buatannya lebih aman bagi kesehatan dan lingkungan dibandingkan APAR berbahan gas halon. Ia terinspirasi membuat alat ini setelah menyaksikan kebakaran di pemukiman padat penduduk di Jakarta.

"Kalau kita punya alat pemadam api ringan, minimal sebelum api membesar bisa kita tanggulangi. Tapi kebanyakan APAR itu dari gas halon. Halon zat kimia berbahaya. Dari situlah saya mulai berpikir untuk membuat APAR berbahan organik," terang Aryanto.

Sementara itu, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sedang mengkaji efektivitas pati singkong untuk pemadaman karhutla. Kepala BRIN, Arif, menyatakan teori penggunaan tepung singkong untuk memadamkan api memungkinkan secara ilmiah.

"Saya belum tahu soal penggunaan tepung singkong untuk memadamkan api di luar negeri. Tapi secara teori memungkinkan," ujar Arif, Kamis (27/8/2026).

"Sekarang kami dengan Polri sedang bekerja sama untuk menjadikan ini langkah alternatif," tambahnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed