PSIM Yogyakarta Intensifkan Persiapan Hadapi Persita Tangerang

Smallest Font
Largest Font

Gelandang PSIM Yogyakarta, Ze Valente, terus membangun chemistry bersama tujuh pemain baru Laskar Mataram menjelang laga pembuka BRI Super League 2026/2027 melawan Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Sabtu (5-9-2026).

Proses adaptasi berjalan lancar berkat komunikasi intensif, di mana mayoritas legiun asing seperti Marvin Loria, Ondrej Rudzan, Adrian Purzycki, Adrian Dalmau, dan Mauro Caballero kerap berinteraksi menggunakan bahasa Spanyol, seperti dilansir dari Bola.

"Ya, bagus. Kami saling mengenal lebih baik setiap hari. Mereka adalah pemain-pemain berkualitas. Yang pasti mereka akan membantu tim," ujar Ze Valente.

Pemain asal Portugal berusia 32 tahun tersebut menilai kehadiran amunisi baru meningkatkan kualitas persaingan dalam skuad.

"Selalu menyenangkan bagi kami ketika bermain bersama pemain-pemain berkualitas," lanjut gelandang berpaspor Portugal tersebut.

Guna menjembatani perbedaan latar belakang asal negara para pemain, bahasa Spanyol menjadi sarana utama dalam membangun kekompakan di dalam maupun luar lapangan.

"Ya, musim ini kami memiliki banyak pemain dari berbagai negara, tetapi kami bisa saling berbicara menggunakan bahasa Spanyol," ungkap pemain berusia 32 tahun itu.

Modal positif dikantongi klub asal Yogyakarta tersebut setelah mencatatkan tren tanpa kekalahan dalam tujuh pertandingan uji coba pramusim. Hasil manis diraih usai membungkus kemenangan 2-0 atas Deltras FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (29-8-2026).

Pertandingan pramusim yang digelar pada sore hari dengan cuaca terik sekaligus dimanfaatkan tim pelatih sebagai sarana adaptasi suhu udara menjelang duel kontra Persita Tangerang.

"Sebenarnya tidak mudah untuk bermain dengan cuaca panas. Tapi, kami tahu kami akan menghadapi Persita di waktu yang sama, jadi kemungkinan cuacanya juga akan panas," kata Ze Valente.

Eks pilar Persebaya Surabaya itu menambahkan bahwa seluruh program uji coba memberikan dampak positif terhadap peningkatan kondisi fisik dan performa kolektif tim.

"Bagus untuk menjaga kebugaran, bagus untuk merasakan bagaimana rasanya akhir pekan ini. Jadi, ya, semuanya bagus. Kami menang, tim ini terus berkembang," tambahnya.

Laga menghadapi Persita Tangerang menjadi ujian krusial bagi PSIM Yogyakarta yang musim lalu menelan dua kali kekalahan dari klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut masing-masing dengan skor 0-4 dan 0-1.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed