PSIM Yogyakarta Naikkan Harga Tiket Kandang Super League 2026 2027
Manajemen PSIM Yogyakarta resmi memberlakukan penyesuaian harga tiket pertandingan kandang untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027. Kebijakan ini mencakup kenaikan harga pada seluruh kategori tribune serta peluncuran program tiket terusan baru, seperti dilansir dari Bola.
Kenaikan harga tersebut mulai diterapkan saat PSIM menjamu Persita pada 5 September 2026. Tiket tribune utara dan selatan kini dibanderol Rp65 ribu dari sebelumnya Rp40 ribu. Tribune timur mengalami kenaikan dari Rp60 ribu menjadi Rp85 ribu, sementara kategori VIP utara dan selatan naik dari Rp120 ribu menjadi Rp200 ribu.
Pihak manajemen menyebut langkah ini diambil guna menyeimbangkan penambahan investasi pada prasarana pertandingan. Sponsorship and Commercial Manager PSIM, Halifa Difa, membeberkan alasan utama di balik penyesuaian tarif tersebut.
"Untuk harga tiket musim ini ada penyesuaian dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk peningkatan fasilitas. Ada penambahan single seat, peningkatan kualitas pencahayaan stadion, serta beberapa aspek pendukung lainnya," ujar Halifa kepada Bola.com, Kamis (10/9/2026).
Di samping perubahan harga, klub berjuluk Laskar Mataram ini memperkenalkan inovasi berupa tiket terusan untuk para pendukungnya.
"Musim ini kami juga perdana meluncurkan season pass 2026/2027, yang sudah mulai dijual dan didisribusikan sebelum pertandingan 5 September kemarin melawan Persita," pasar Halifa.
Mengenai jumlah penonton di stadion, manajemen memastikan alokasi tempat duduk akan bersifat dinamis pada tiap laga.
"Untuk kuota tiket di setiap pertandingan, selalu berkoordinasi dengan pihak pemberi perizinan keamanan dan menyesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing laga," jelas Halifa.
Penjualan tiket sendiri tetap didistribusikan melalui jalur komunitas suporter maupun platform digital.
"Prinsipnya, kami terus mengupayakan kuota terbaik yang tetap mengutamakan kenyamanan dan keamanan seluruh penonton. Tiketnya bisa dibeli di presale komunitas Brajamusti dan The Maident, juga online di loket.com," sambungnya.
Kebijakan anyar dari manajemen PSIM ini mendapatkan tanggapan langsung dari kelompok suporter. Presiden Brajamusti, R.M. Satrio Wijayanto, menyampaikan aspirasinya terkait kondisi finansial para pendukung di wilayah Yogyakarta.
"Harapan saya dengan tiket segitu teman-teman dan manajemen bisa mengerti ya bahwa penonton di Jogja itu enggak cuman hanya pekerja, karena ada pelajar. Semoga teman-teman dari Brajamusti bisa terjangkau dan terfasilitasi," kata Satrio saat dihubungi Bola.com, Kamis (10/9/2026).
Satrio menekankan pentingnya mempertimbangkan daya beli masyarakat lokal yang banyak didominasi oleh kalangan muda.
"UMR di sini kan enggak tinggi, ada teman-teman pelajar. Penonton pelajar kan banyak, ya semoga manajemen juga mengerti kemampuan dari teman-teman, jadi ya saling mengerti dan bisa kita terima dengan lapang. Kalau dari saya jangan mahal-mahal lah, karena banyak pelajar," imbuhnya.
Terkait hadirnya program terusan, pihak suporter mengakui bahwa fasilitas tersebut sudah lama dinantikan.
"Kalau dari musim kemarin, iya. Musim kemarin karena mungkin dari teman-teman pengin punya tiket terusan," tuturnya.
Kendati demikian, pihak suporter masih akan memantau efektivitas pelaksanaan program baru tersebut di lapangan.
"Tapi jujur saya belum terlalu paham dan ini baru pertandingan pertama, belum ketemu sama teman-teman yang dapat tiket pass. Apakah mempermudah atau mungkin lebih murah atau lebih mahal, saya belum dapat komentar karena belum ketemu," pungkas Satrio.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow