Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik ke Posisi 118 Dunia, Terbaik dalam 20 Tahun Terakhir
Timnas Indonesia mencatatkan lonjakan signifikan dalam pembaruan peringkat dunia Federasi Sepak Bola Internasional resmi per Rabu 10 Juni 2026. Skuad Garuda kini menempati peringkat ke-118 dunia setelah menyapu bersih dua laga internasional penting pada awal Juni. Peningkatan performa ini membawa dampak besar bagi posisi sepak bola nasional di mata dunia.
Keberhasilan mengamankan kemenangan beruntun atas dua lawan tangguh membuat koleksi poin Indonesia melonjak drastis menjadi 1157,14 poin. Tim nasional asuhan pelatih John Herdman berhasil melompati sejumlah negara di dalam rilis resmi federasi. Hal ini membuktikan bahwa strategi perbaikan mutu kompetisi dan pemanggilan pemain berkualitas membuahkan hasil positif.
Pencapaian posisi ke-118 dunia ini tercatat sebagai peringkat terbaik yang pernah diraih oleh tim Merah Putih dalam kurun waktu 20 tahun terakhir. Terakhir kali tim Garuda berada di posisi yang lebih tinggi secara signifikan terjadi pada Mei 2006 silam. Kala itu, pasukan Merah Putih berhasil menempati urutan ke-110 dunia sebelum akhirnya mengalami fluktuasi panjang.
Pemicu utama lonjakan posisi ini adalah hasil manis pada pertandingan uji coba internasional resmi terakhir melawan Timnas Mozambik. Laga tersebut digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada Selasa 9 Juni 2026 malam WIB. Menghadapi tim Afrika yang memiliki peringkat di atasnya, Indonesia tampil percaya diri sepanjang babak.
Gol tunggal penentu kemenangan skuad Garuda dicetak oleh penyerang Ole Romeny pada menit ke-11 babak pertama setelah menerima umpan terobosan. Operan matang dari Ragnar Oratmangoen tersebut berhasil diselesaikan secara tenang dan akurat untuk merobek jala gawang Mozambik. Gol ini sekaligus memastikan kemenangan tipis 1-0 hingga peluit panjang ditiup.
Daftar Negara yang Dilewati Skuad Garuda
Tambahan poin penuh sebesar 5,69 angka dari hasil mengalahkan Mozambik membuat posisi Indonesia kokoh merangkak naik melewati rival-rival terdekatnya. Sebelum rangkaian pertandingan internasional ini dimulai, tim nasional sempat tertahan cukup lama pada peringkat ke-122 dunia. Stagnasi tersebut dialami sejak evaluasi berkala pada bulan Oktober 2025.
Berdasarkan rilis penghitungan poin terbaru, setidaknya ada empat negara yang berhasil dilalui posisinya secara langsung oleh pasukan Merah Putih. Negara-negara tersebut meliputi satu wakil dari kawasan Asia Timur serta tiga delegasi asal benua Afrika. Keunggulan tipis dalam akumulasi total angka membuat posisi Indonesia berhak berada di atas mereka.
| Negara Pasukan | Peringkat Sebelumnya | Peringkat Terbaru | Selisih Peringkat |
|---|---|---|---|
| Indonesia | 122 | 118 | +4 |
| Togo | 118 | 119 | -1 |
| Korea Utara | 119 | 120 | -1 |
| Namibia | 120 | 121 | -1 |
| Sierra Leone | 121 | 122 | -1 |
Kekalahan dari skuad Garuda juga berdampak buruk bagi posisi tim nasional Mozambik dalam tabel penilaian dunia per Juni 2026 ini. Negara berjuluk Os Mambas tersebut dipastikan harus rela turun dua tingkat ke peringkat ke-103 dunia. Pengurangan poin terjadi karena kekalahan dari tim yang posisinya berada di bawah mereka.
Sebelum menjinakkan perlawanan Mozambik, anak asuh John Herdman juga sudah memetik modal poin yang sangat besar pada laga perdana. Skuad Garuda sukses menumbangkan kekuatan tim nasional Oman dengan skor meyakinkan 3-0 pada Jumat 5 Juni 2026. Laga perdana awal Juni itu menyumbang angka krusial bagi tabungan poin Indonesia.
Tiga gol kemenangan atas Oman di Jakarta masing-masing dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan dilengkapi oleh gol Ragnar Oratmangoen. Performa lini depan yang klinis dipadukan dengan pertahanan kokoh membuat gawang Indonesia tetap suci dari kebobolan. Hasil ini mendongkrak mentalitas bertanding tim untuk laga berikutnya.
Perbandingan Poin dengan Negara di Peringkat Atas
Melihat situasi terkini pada papan tengah klasemen dunia, jarak angka yang memisahkan Indonesia dengan negara di atasnya kini semakin rapat. Peluang untuk terus mendaki tangga peringkat internasional masih terbuka lebar pada kalender turnamen berikutnya. Skuad Merah Putih hanya butuh konsistensi performa demi mengejar ketertinggalan poin.
Negara terdekat yang berada tepat di atas posisi skuad Garuda saat ini dihuni oleh Sudan dan juga Gambia. Sudan menempati urutan ke-117 dengan koleksi 1157,22 poin atau hanya unggul tipis beberapa desimal saja. Sementara itu Gambia berada di peringkat ke-116 dunia dengan total raihan 1159,64 poin sampai pekan ini.
| Negara Kompetitor | Peringkat Dunia | Total Koleksi Poin | Selisih dengan Indonesia |
|---|---|---|---|
| Gambia | 116 | 1159,64 | +2,50 |
| Sudan | 117 | 1157,22 | +0,08 |
| Indonesia | 118 | 1157,14 | 0,00 |
Bila melihat rekam jejak kepelatihan nasional, pencapaian mengesankan di bawah arahan pelatih John Herdman ini menyamai rekor pelatih sebelumnya. Posisi peringkat ke-118 dunia sempat dicicipi Indonesia sewaktu masih berada di bawah kendali taktik Patrick Kluivert. Kala itu skuad Garuda menyentuh peringkat tersebut pada Juli 2025.
Sejauh ini pelatih John Herdman telah mendampingi tim nasional dalam empat laga resmi internasional dengan hasil memuaskan bagi publik. Juru taktik asal Inggris itu mengemas tiga kemenangan berharga serta hanya menelan satu kali kekalahan tipis. Hasil minor terjadi saat menyerah 0-1 dari Bulgaria pada turnamen resmi Maret lalu.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian kolektif yang ditunjukkan oleh seluruh elemen tim nasional. Keberanian jajaran staf pelatih dalam menurunkan kombinasi materi pemain muda dinilai menjadi kunci utama perkembangan. Komposisi skuad saat ini dianggap memiliki prospek jangka panjang yang cerah.
Agenda Kompetisi Internasional Berikutnya
PSSI tetap mengingatkan seluruh jajaran pemain untuk tidak cepat puas dengan hasil lonjakan peringkat yang didapat pada bulan ini. Target besar federasi sepak bola domestik adalah membawa tim nasional menembus posisi 100 besar dunia secara bertahap. Oleh karena itu, konsistensi kemenangan di setiap ajang internasional wajib dipertahankan.
Setelah merampungkan agenda uji coba resmi internasional awal Juni, fokus utama tim nasional kini beralih ke turnamen regional. Skuad Garuda dijadwalkan bakal berpartisipasi penuh dalam ajang bergengsi se-Asia Tenggara yaitu turnamen Piala AFF 2026. Kompetisi antarnegara ASEAN ini diproyeksikan menjadi panggung pembuktian lanjutan.
| Nama Turnamen | Tanggal Pelaksanaan | Status Penilaian |
|---|---|---|
| FIFA Matchday Juni | 5 - 9 Juni 2026 | Selesai (2 Menang) |
| Piala AFF 2026 | 20 Juli - 26 Agustus 2026 | Mendatang |
Turnamen sepak bola tertinggi di Asia Tenggara tersebut rencananya bakal dilangsungkan mulai tanggal 20 Juli hingga 26 Agustus 2026. Berhubung ajang ini masuk dalam agenda resmi penilaian kategori tertentu, setiap kemenangan akan bernilai poin tambahan. Indonesia berkesempatan besar mendongkrak posisi mereka kembali jika mampu melaju jauh.
Persiapan matang menjelang bergulirnya Piala AFF terus digodok oleh jajaran tim pelatih demi menjaga kondisi kebugaran fisik pemain. Pengamatan terhadap kekuatan tim-tim rival di kawasan Asia Tenggara juga terus dilakukan secara intensif dalam beberapa pekan terakhir. Pemantauan ketat ini diharapkan mampu meminimalisir celah kelemahan taktik.
Dukungan penuh dari suporter fanatik di tanah air menjadi energi tambahan yang luar biasa bagi perjuangan para penggawa tim nasional. Keberhasilan menembus peringkat terbaik dalam dua dekade terakhir diharapkan menjadi momentum kebangkitan total sepak bola nasional. Skuad Garuda kini menatap masa depan kompetisi dengan optimisme yang jauh lebih tinggi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow