PT Rans Entertainment Indonesia Tbk Gelar IPO untuk Ekspansi Konser Musik

Smallest Font
Largest Font

PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi melangsungkan pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada Jumat (10/07/2026) untuk menghimpun dana segar.

Perusahaan media dan hiburan ini melepas maksimal 2,52 miliar saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh demi meraih dana sekitar Rp340,87 miliar hingga Rp429,25 miliar.

Dilansir dari prospektus perusahaan dalam laporan Kapanlagi.com, sekitar 37,61 persen dana hasil penawaran umum tersebut atau setara Rp162 miliar bakal dialokasikan khusus untuk membiayai penyelenggaraan sedikitnya 16 konser musik hingga tahun 2028.

Rangkaian agenda pertunjukan musik internasional ini dijadwalkan mulai berjalan pada semester kedua tahun 2026 dengan menyasar kota-kota besar di Asia seperti Kuala Lumpur, Taipei, Hong Kong, Singapura, serta Jakarta.

RANS menargetkan seluruh kontrak dengan para pengisi acara rampung pada Juli 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan penyelesaian kerja sama bersama pengelola lokasi pertunjukan pada Agustus sebelum mengurus seluruh perizinan administrasi resmi.

Ekspansi hiburan ini akan berlanjut pada tahun 2027 dengan porsi anggaran sebesar 64,61 persen untuk enam konser skala besar, ditambah satu pertunjukan sisa pada 2028 yang lokasi serta artisnya masih dalam tahap penjajakan.

Sementara itu, berdasarkan dokumentasi Antara Foto, seremoni pencatatan perdana saham tersebut dihadiri langsung oleh jajaran direksi dan komisaris perusahaan termasuk Abrar, Darwin Cyril Noerhadi, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, hingga sejumlah pelaku usaha nasional.

"Jadi, kalau mungkin tadi masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumor yang ada daripada faktanya yang ada. Itu jawaban dari saya. Karena, katakanlah tahun 2021, itu adalah saat di mana, tadi Pak Tanto (Wakil Direktur Utama EMTK, Sutanto Hartono) k..." kata Komisaris Utama RANS, Darwin Cyril Noerhadi.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menepis isu miring terkait perseroan yang sempat beredar di media sosial menjelang pelaksanaan IPO di pasar modal.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed