Real Madrid Tumbang 0-1 di Markas Real Betis Meski Tampil Dominan

Smallest Font
Largest Font

Hasil mengejutkan terjadi saat Real Madrid bertandang ke Estadio La Cartuja untuk menghadapi Real Betis pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Pertandingan berakhir dengan kekalahan Los Blancos 0-1 dari tuan rumah, seperti dilansir dari Detik Sport.

Hasil minus ini terbilang ironis lantaran tim tamu sejatinya memegang kendali laga secara signifikan. Berdasarkan data BBC, Real Madrid mencatatkan 58,5 persen penguasaan bola berbanding 41,5 persen milik Real Betis.

Skuad asuhan Jose Mourinho tersebut juga tampil sangat agresif dengan melesakkan total 20 tembakan. Catatan itu berbanding jauh dengan Real Betis yang hanya melepaskan 10 tembakan sepanjang pertandingan.

Efektivitas serangan juga sejatinya memihak Tim Tamu yang sanggup mengarahkan delapan tembakan tepat sasaran. Sementara itu, Real Betis tercatat hanya menghasilkan lima shot on target.

Namun, Real Betis justru menjadi pihak yang berhasil memecah kebuntuan. Pemain pengganti Troy Parrott sukses mencetak gol pada menit ke-81 yang sekaligus menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.

Upaya Real Madrid untuk menyamakan kedudukan sempat membuahkan hasil melalui gol Carlos Espà pada menit ke-87. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut lantaran sang pemain berada dalam posisi offside usai peninjauan VAR.

Kemalangan tim tamu berlanjut pada masa injury time ketika wasit memberikan hadiah penalti untuk Real Madrid. Kylian Mbappe yang maju mengambil eksekusi gagal menjalankan tugasnya setelah bola ditepis kiper Real Betis, Alvaro Valles.

Ketimpangan antara dominasi statistik dan hasil akhir membuat pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, merasa heran. Pengakuan tersebut disampaikannya usai pertandingan berakhir.

"Kadang-kadang Anda kalah dan tidak tahu mengapa," kata Mourinho seperti dilansir dari ESPN.

"Kadang-kadang Anda kalah dan tidak tahu bagaimana menjelaskannya. Kami sangat dominan, fokus, kami mengontrol semuanya, dengan banyak permainan menyerang dan banyak peluang," ujar Mourinho.

Pelatih berkebangsaan Portugal tersebut menilai performa para pemainnya sudah sangat maksimal. Mourinho menegaskan tidak punya alasan untuk menyalahkan penampilan individu maupun kolektif anak asuhnya.

"Kalau hasilnya imbang, kami pasti frustrasi karena kami pantas mendapatkan lebih. Jadi bayangkan kalau kalah!" tutur Mourinho.

"Saya tidak bisa menemukan alasannya karena tim bermain sangat baik dalam setiap aspek. Secara individu juga, saya tidak punya apa pun untuk dikritik. Kami jelas pantas menang, tetapi pantas menang tidak membuat Anda mendapatkan poin," ujar Mourinho.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed