Ruben Amorim Enggan Tanggapi Sindiran Pelatih Inter Milan Cristian Chivu

Smallest Font
Largest Font

Pelatih AC Milan Ruben Amorim menolak menanggapi komentar bernada sindiran dari pelatih Inter Milan Cristian Chivu menjelang laga tandang melawan Juventus pada Senin (7/9) dinihari WIB. Amorim menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membawa Rossoneri kembali bersaing di papan atas Liga Italia, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Perselisihan ini bermula ketika Cristian Chivu mempertanyakan rekor timnya melawan rival langsung musim lalu. Dalam pernyataannya, Chivu menyindir pencapaian AC Milan dan Juventus yang gagal menembus posisi empat besar pada musim 2025/2026, di mana Milan finis di peringkat kelima di atas Juventus sementara Inter meraih gelar juara.

Chivu melontarkan pandangannya mengenai persaingan tim-tim papan atas Liga Italia tersebut.

"Dan kemudian apa artinya duel head to head? Menghad{ "title": "Ruben Amorim Abaikan Psywar Pelatih Inter Milan Cristian Chivu", "title_slug": "amorim-abaikan-psywar-chivu-milan-juventus", "description": "Pelatih AC Milan Ruben Amorim menolak menanggapi sindiran pelatih Inter Milan Cristian Chivu menjelang laga melawan Juventus.", "keywords": "AC Milan, Ruben Amorim, Cristian Chivu, Inter Milan, Juventus, Liga Italia", "category_id": "19", "tags": "AC Milan, Ruben Amorim, Cristian Chivu", "thumbnail": "lapangan stadion sepak bola italia", "content": "

Pelatih AC Milan Ruben Amorim memilih fokus mempersiapkan timnya menjelang laga kontra Juventus pada Senin (7/9) dini hari WIB. Amorim menolak membalas sindiran pelatih Inter Milan Cristian Chivu terkait rekor serta pencapaian musim lalu, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.

Sorotan terhadap performa dua klub raksasa Italia tersebut mengemuka setelah Chivu mempertanyakan gengsi duel tim papan atas. Pasalnya, AC Milan hanya finis kelima di bawah Inter Milan yang menjuarai Serie A 2025/2026 dengan selisih hampir 20 poin, sementara Juventus berada di bawah Rossoneri.

"Dan kemudian apa artinya duel head to head? Menghadapi tim-tim besar tradisional secara umum atau hanya tim yang finis empat besar? Jadi di mana Milan dan Juve, mengingat musim lalu mereka finis jauh di belakang?" ujar pelatih Inter Milan Cristian Chivu.

Merespons ketiadaan AC Milan dan Juventus di posisi empat besar musim lalu, Amorim menegaskan fokus utamanya hanyalah membawa klub kembali ke jalur kemenangan. Ia menyebut tambahan tiga poin bakal membawa Milan ke puncak klasemen.

"Saya hanya fokus pada pertandingan kami. Apa yang saya tahu adalah jika kami menang, kami akan memuncaki liga bersama tim lain. Saya tidak punya apapun lagi untuk dikatakan soal itu," kata pelatih AC Milan Ruben Amorim.

Manajer asal Portugal itu menambahkan bahwa timnya tidak membutuhkan motivasi tambahan dari pihak luar untuk meraih kejayaan kembali di kompetisi domestik.

"Mengenai Chivu, jika kami memerlukan komentar-komentar dia untuk memenangi titel juara di Milan, maka ada sesuatu yang salah dengan kami. Saya tahu ini sulit didengar fans, tapi bagi kami semua yang sayang dengan klub, kami harus mengakui bahwa kami punya banyak pekerjaan untuk dilakukan," ucap Ruben Amorim.

Pria yang kini membesut Milan tersebut juga mengingatkan situasi internal klub yang dinilainya masih memerlukan banyak perbaikan perihal perolehan trofi.

"Kekhawatir terbesarnya adalah hanya memenangi dua Scudetti dalam 20 tahun. Kami tidak memerlukan komentar-komentar Chivu untuk memotivasi kami. Milan itu kan sebuah klub bersejarah dengan tujuh trofi Liga Champions, tapi dalam 20 tahun, 0 trofi Coppa Italia dan hanya dua Scudetto. Saya tidak peduli dengan omongan Chivu," tutur Ruben Amorim.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed