Rupiah Melemah ke Rp17.977 Pagi Ini Kurs Dolar AS di BRI Tembus Rp18.000

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah dibuka melemah 25 poin atau 0,14 persen ke level Rp17.977 per dolar AS di pasar spot pada Kamis (2/7/2026) pagi pukul 09.05 WIB. Kondisi ini memicu lonjakan harga jual matauang asing tersebut di sejumlah perbankan nasional, termasuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Pelemahan nilai tukar rupiah ini melanjutkan tren negatif dari hari sebelumnya, di mana mata uang Garuda terus tertekan oleh penguatan indeks dolar AS secara global. Berdasarkan data pasar keuangan terkini, koreksi ini membuat harga jual dolar AS di tingkat perbankan kembali merangkak naik hingga melampaui ambang batas psikologis baru.

Berdasarkan pantauan data perbankan pada Kamis, 2 Juli 2026, pergerakan kurs dolar AS di BRI mencatatkan kenaikan pada harga jual. Penurunan nilai tukar rupiah harian secara langsung memengaruhi penetapan kurs harian yang dikeluarkan oleh pihak bank untuk berbagai jenis transaksi valuta asing.

BRI menerapkan perbedaan nilai kurs berdasarkan mekanisme transaksi, yaitu kurs e-Rate untuk transaksi digital serta kurs TT Counter untuk transaksi fisik di kantor cabang. Pelemahan rupiah di pasar spot membuat gap antara harga beli dan harga jual di perbankan semakin melebar.

Tabel Perbandingan Kurs Dolar AS di BRI

Berikut adalah perbandingan data indikasi kurs dolar AS di BRI berdasarkan jenis transaksi yang berlaku pada hari ini:

Data Kurs Dolar AS PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kamis, 2 Juli 2026
Jenis TransaksiHarga Beli (Buy)Harga Jual (Sell)
e-RateRp17.910Rp17.995
TT CounterRp17.850Rp18.050

Faktor Eksternal dan Pergerakan Regional Asia

Pelemahan kurs rupiah hari ini sejalan dengan dinamika yang terjadi di pasar keuangan regional Asia. Berdasarkan analisis Doo Financial Futures pada pukul 09.05 WIB, rupiah bahkan sempat tercatat melemah hingga 0,22 persen ke level Rp17.992 per dolar AS akibat tekanan hebat sentimen global.

Kondisi pasar yang volatil ini juga dipengaruhi oleh proyeksi pasar tenaga kerja Amerika Serikat yang menantikan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Juni. Selain itu, indeks dolar AS terpantau melemah tipis 0,04 poin atau 0,04 persen ke level 101.354 pada Kamis pagi, namun tetap berada dalam posisi yang kuat terhadap mayoritas mata uang utama.

Kondisi Mata Uang Asia Terhadap Dolar AS

Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis pagi. Berikut adalah ringkasan performa mata uang regional:

  • Rupee India melemah sebesar 0,61 persen.
  • Won Korea mengalami pelemahan sebesar 0,16 persen.
  • Ringgit Malaysia berhasil menguat sebesar 0,22 persen.
  • Baht Thailand mencatatkan kenaikan sebesar 0,15 persen.
  • Dolar Taiwan mengalami penguatan sebesar 0,10 persen.
  • Yuan China mengalami kenaikan sebesar 0,09 persen.
  • Dolar Singapura menguat tipis sebesar 0,08 persen.

Konteks Perdagangan Sebelumnya dan Data Fiskal

Pada perdagangan hari Rabu (1/7/2026), rupiah juga sudah ditutup melemah di level Rp17.956 hingga Rp17.961 per dolar AS. Tren penurunan ini terus berlanjut hingga hari berikutnya dan memicu harga jual dolar AS di beberapa bank nasional menembus angka Rp18.000 sejak pertengahan pekan.

Dari dalam negeri, terdapat beberapa rilis data ekonomi penting yang menjadi perhatian pasar keuangan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus perdagangan Indonesia secara kumulatif sampai April sebesar 5,64 miliar dolar AS, nilai tersebut menunjukkan penurunan dibanding periode Januari–April 2025 yang berada di atas 10 miliar dolar AS.

Sementara itu dari otoritas fiskal, DPR telah menyetujui postur anggaran RAPBN 2027 pada Kamis (2/7/2026) hari ini. Di sisi lain, pasar komoditas global mencatat harga emas dunia naik ke level US$ 4.057,92 per ons akibat pelemahan data tenaga kerja swasta AS.

Harga nilai tukar valuta asing dapat mengalami perubahan dan berfluktuasi sewaktu-waktu mengikuti perkembangan kondisi pasar spot finansial. Transaksi valas sebaiknya dilakukan dengan memantau pergerakan angka resmi secara berkala melalui sistem perbankan.

Hingga saat ini, pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot masih terus bergerak dinamis. Fluktuasi ini diperkirakan masih akan terus berlanjut sepanjang hari perdagangan aktif mengikuti rilis data ekonomi global terbaru.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed