Kurs Dolar AS di BRI Tembus Rp18124 Pagi Ini akibat Rupiah Melemah
Kurs dolar AS di BRI bergerak menguat pada Senin (13/7/2026) pagi seiring dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing tersebut. Data perdagangan valuta asing menunjukkan rupiah dibuka melemah tipis sebesar 0,33 persen ke level Rp18.124 per dolar AS pada perdagangan pukul 09.05 WIB.
Pelemahan mata uang garuda ini mendorong penyesuaian angka jual dan beli dolar AS di sejumlah bank nasional, termasuk Bank Rakyat Indonesia. Berdasarkan data pergerakan pasar, rentang pergerakan rupiah untuk keseluruhan hari ini diperkirakan berada di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.150 per dolar AS.
Kondisi ini melanjutkan tren tekanan terhadap mata uang domestik yang terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Pengamat pasar menyebut fluktuasi ini masih dipengaruhi oleh sentimen regional dan global yang menekan mayoritas mata uang di kawasan Asia.
Kurs Dolar AS di BRI dan Perbandingan Pasar
Nilai tukar dolar AS di BRI terus disesuaikan mengikuti perkembangan pasar spot yang bergerak fluktuatif sejak pembukaan perdagangan pagi. Pelemahan rupiah ke atas level Rp18.100 per dolar AS memicu kehati-hatian di kalangan pelaku pasar dan nasabah bank.
Selain rupiah, pelemahan terhadap dolar AS juga dialami oleh mayoritas mata uang utama di Asia pada hari yang sama. Tekanan eksternal ini membuat dolar AS perkasa di sebagian besar kawasan regional.
Berikut adalah rincian data pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026:
| Mata Uang Asia | Perubahan Nilai Tukar | Status Pergerakan |
|---|---|---|
| Won Korea | 0,39% | Melemah (Terbesar) |
| Yen Jepang | 0,23% | Melemah |
| Baht Thailand | 0,23% | Melemah |
| Dolar Singapura | 0,18% | Melemah |
| Ringgit Malaysia | 0,14% | Melemah |
| Peso Filipina | 0,11% | Melemah |
| Yuan China | 0,06% | Melemah |
| Rupee India | 0,07% | Menguat |
| Dolar Taiwan | 0,23% | Menguat |
Keseimbangan Baru Nilai Tukar Rupiah
Tekanan yang dialami rupiah hari ini membentuk sebuah pola pergerakan baru di pasar uang dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir. Lembaga riset ekonomi memperkirakan bahwa pergerakan mata uang domestik saat ini sedang menuju titik fundamental yang baru.
Keseimbangan baru nilai tukar rupiah diprakirakan berada di rentang Rp17.500 sampai Rp18.000 dalam jangka pendek hingga menengah. Keseimbangan baru ini mulai terbentuk setelah rupiah sempat menyentuh level psikologis Rp18.000 pada pekan pertama Juni 2026 dan ditutup di level Rp17.875 pada akhir bulan lalu.
Kebijakan Suku Bunga Bank Indonesia
Untuk meredam gejolak dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, otoritas moneter telah mengambil langkah antisipatif yang cukup agresif. Bank Indonesia tercatat telah melakukan intervensi melalui instrumen suku bunga acuan sepanjang periode sebelumnya.
Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) naik total sebesar 50 bps selama Juni 2026, dari posisi 5,25 persen pada Mei 2026 menjadi 5,75 persen pada Juli 2026. Salah satu kenaikan sebesar 25 bps tersebut diputuskan melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan pada 9 Juni 2026 lalu.
Aliran Modal Asing Keluar
Tekanan terhadap kurs rupiah juga diperberat oleh aksi lepas aset oleh investor internasional di dalam negeri. Pasar keuangan domestik mencatatkan pengurangan portofolio asing yang cukup signifikan dalam sebulan terakhir.
Berdasarkan data pasar modal, transaksi reguler investor asing di pasar saham pada Juni 2026 mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp23,19 triliun. Angka pelepasan aset tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp3,75 triliun jika dibandingkan dengan kondisi pada bulan sebelumnya.
Harga nilai tukar valuta asing dapat berfluktuasi sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar. Lakukan transaksi secara bijak dan pantau informasi kurs resmi secara berkala dari penyedia layanan perbankan.
Penyesuaian kurs dolar AS di BRI dan bank komersial lainnya masih berpotensi berubah hingga penutupan perdagangan sore nanti. Pelaku usaha dan nasabah diimbau terus memantau pergerakan harga jual dan beli dolar AS secara langsung melalui aplikasi perbankan atau kantor cabang terdekat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow