SAFF Investigasi Suporter yang Ejek Ruben Neves Soal Diogo Jota

Smallest Font
Largest Font

Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) menggelar investigasi resmi atas aksi ejekan suporter yang ditujukan kepada gelandang Al Hilal, Ruben Neves, dalam pertandingan Liga Pro Saudi pada Minggu (13/9/2026) dini hari WIB.

Insiden tersebut terjadi saat suporter tuan rumah menyanyikan nama mendiang Diogo Jota untuk memprovokasi Neves, sebagaimana dilansir dari Bola. SAFF menilai tindakan menyalahgunakan tragedi pribadi sebagai bentuk pelanggaran berat terhadap sportivitas.

"SAFF dan SPL menegaskan bahwa memanfaatkan tragedi pribadi untuk tujuan penghinaan atau provokasi merupakan perilaku yang tidak dapat diterima dan tidak memiliki tempat dalam sepak bola Arab Saudi," kata pihak SAFF.

Otoritas sepak bola negara tersebut memastikan akan mengumumkan sanksi resmi setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai dilakukan oleh komite terkait.

"Hasilnya akan diumumkan setelah proses terkait selesai," ujar pihak SAFF.

Kecaman keras turut dilayangkan oleh kapten Al Nassr sekaligus rekan setim Neves di Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, yang mendesak adanya sanksi tegas hingga larangan masuk stadion seumur hidup bagi para pelaku.

"Liga harus mengambil tindakan dan memberikan hukuman terhadap perilaku suporter seperti ini. Ini sudah bukan sepak bola lagi dan harus ada batasnya. Orang-orang yang melakukan tindakan seperti ini seharusnya tidak pernah diizinkan masuk ke stadion lagi," kata Ronaldo.

Pihak Al Hilal juga telah menyampaikan laporan resmi kepada SAFF dan mengutuk keras nyanyian provokatif yang dinilai sudah melewati batas norma persaingan olahraga.

"Persaingan olahraga, sekeras apa pun, tidak dapat menjadi pembenaran untuk mencampuri persoalan pribadi atau kondisi kemanusiaan para pemain. Persaingan juga tidak membenarkan pemanfaatan perasaan kehilangan sebagai sarana untuk melakukan provokasi atau penghinaan," kata pihak Al Hilal.

Ejekan bermula pada babak kedua ketika Neves bersiap mengambil tendangan bebas di dekat tribune lawan, di mana nyanyian nama Jota bergema dan direspons Neves dengan tepuk tangan sarkastis serta gestur menunjuk ke langit.

Selesai laga, Neves memberikan respons singkat saat berjalan melewati area media tanpa memberikan penjelasan lebih mendalam.

"Saya hanya berharap mereka tidak pergi berdoa nanti setelah apa yang mereka lakukan," ujar Neves.

Hubungan Neves dan Jota terjalin sangat erat sejak membela Porto, Wolverhampton Wanderers, hingga Timnas Portugal. Jota meninggal dunia bersama adiknya, Andre Silva, dalam kecelakaan mobil di Spanyol pada Juli 2025.

Kedekatan tersebut membuat Neves dipercaya meneruskan nomor punggung 21 milik Jota di Timnas Portugal sejak Agustus tahun lalu.

"Dia memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Diogo dan merupakan orang yang ideal untuk mewakilinya," kata Roberto Martinez.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed