Saham TPIA Menguat di Tengah Lonjakan Investor Domestik dan Asing

Smallest Font
Largest Font

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) bergerak menguat sebesar 0,95 persen menuju level Rp2.120 pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari Rabu (17/6/2026) setelah didukung oleh lonjakan jumlah investor domestik serta aksi beli bersih oleh pihak asing.

Kenaikan harga ini terjadi setelah TPIA mengalami tekanan berat sepanjang tahun 2026 akibat dikeluarkan dari indeks MSCI yang memicu arus keluar dana asing sekitar Rp4,9 triliun, serta penurunan harga saham hingga 73 persen sejak awal tahun.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) per 31 Mei 2026, jumlah pemegang saham TPIA justru melonjak sebanyak 11.469 Single Investor Identification (SID) atau tumbuh 42,5 persen hingga mencapai total 38.456 SID.

Volume kepemilikan saham oleh investor individu atau ritel domestik juga meningkat sebesar 5,24 persen menjadi 5,1 miliar lembar saham di tengah koreksi harga yang tajam sepanjang bulan Mei lalu.

Peningkatan jumlah investor di tengah penurunan harga juga terjadi pada emiten Grup Barito lainnya seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang mencatat kenaikan investor sebesar 16,85 persen atau 17.348 SID, serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar 10,50 persen.

Di sisi lain, porsi saham publik atau free float TPIA melonjak signifikan dari 10,56 persen menjadi 25,7 persen setelah SCG Chemicals Public Company Limited (SCGC) melepas 14,86 persen kepemilikannya pada pekan pertama Juni 2026.

Pihak manajemen emiten memberikan penjelasan mengenai status kemitraan strategis pasca-penjualan porsi kepemilikan saham tersebut oleh SCG Chemicals.

"salah satu pemegang saham strategis jangka panjang Perseroan." tegas Manajemen TPIA, PT Chandra Asri Pacific Tbk.

Meskipun terjadi divestasi besar-besaran, data Stockbit mencatat investor asing mulai kembali melakukan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp396,1 miliyar pada perdagangan Senin (15/6/2026).

Berdasarkan laporan Foreign Activity Midday sesi I pada hari Senin tersebut, dana asing paling deras mengalir masuk ke TPIA dengan nilai bersih Rp285,93 miliar dari volume transaksi 142,57 juta saham.

Retail Research Analyst BNI Sekuritas Karina R memberikan rekomendasi teknikal serta target harga bagi para pemodal untuk transaksi harian.

"TPIA spec buy dengan area beli di 2.080-2.100, cutloss di bawah 2.050. Target dekat di 2.130-2.190," tulis BNI Sekuritas, Perusahaan Sekuritas.

Hingga saat ini, volatilitas tinggi diperkirakan masih akan membayangi pergerakan pasar saham TPIA karena belum adanya kepastian terkait evaluasi indeks MSCI berikutnya.

Data Emiten Grup Barito Mei 2026
EmitenKenaikan jumlah investorPerubahan harga sahamFree float
BRPT10.50%5.72%26.93%
BREN8.96%-26.01%12.58%
TPIA42.50%-66.32%10.56%
CDIA-2.56%-18.27%9.87%
CUAN16.85%-47.5%18.58%
PTRO4.85%-7.52%27.75%

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed