Sassuolo Tekuk Torino Dua Satu Berkat Penampilan Solid Jay Idzes
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes tampil sebagai starter saat membawa Sassuolo mengalahkan Torino dengan skor 2-1 pada laga pekan kedua Serie A di Stadion Mapei, Sabtu (29/8/2026), sebagaimana dilansir dari Bola.
Hasil tersebut membuat Sassuolo kini menempati posisi ke-12 klasemen sementara Serie A dengan raihan tiga poin dari dua laga. Pertandingan ini menjadi momen kembalinya Idzes setelah absen cukup lama akibat cedera.
Bermain penuh selama 90 menit di lini belakang, Idzes berduet dengan rekrutan anyar Fedde Leysen. Idzes mencatatkan 50 sentuhan bola, akurasi umpan 95 persen, lima aksi bertahan, dua blok, tiga sapuan, serta tiga kali merebut kembali penguasaan bola. Sementara itu, Leysen mencetak satu assist, empat aksi bertahan, empat sapuan, tiga recoveries, dan 50 sentuhan bola.
Idzes menyampaikan pandangannya mengenai proses adaptasi para pemain baru di skuad Sassuolo musim ini.
"Kami memiliki beberapa pemain baru, bahkan ada yang masih muda, jadi kami terus bekerja setiap minggu untuk berkembang. Tentu saja, ketika Anda sudah pernah bermain bersama di musim sebelumnya seperti Josh Doig, misalnya, itu lebih mudah dibandingkan dengan pemain yang baru tiba seperti Leysen," ujar Jay Idzes, bek Sassuolo.
Idzes pun memberikan apresiasi khusus atas performa rekan barunya di lini pertahanan tersebut.
"Leysen baru saja menjalani pertandingan pertamanya di Italia dan Serie A dengan performa yang sangat baik," imbuh Jay Idzes, bek Sassuolo.
Pemain berusia 23 tahun yang dipinjam dari Union Saint-Gilloise tersebut langsung menjadi pilihan utama di posisi bek tengah dalam dua laga terakhir. Sebelum berduet dengan Leysen, Idzes bermitra dengan Tarik Muharemovic yang telah pindah ke Leeds United.
Idzes menilai Leysen memiliki potensi besar usai tampil impresif menghadapi barisan penyerang lawan.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, Fedde adalah sosok yang sangat baik dan masih muda. Ini adalah pertandingan pertamanya sebagai starter di Serie A dan dia tampil sangat baik saat menghadapi dua penyerang yang sangat tangguh, serta melawan pemain pengganti yang masuk kemudian," kata Jay Idzes, bek Sassuolo.
Ia juga menyinggung latar belakang karier Leysen yang pernah menimba ilmu di akademi PSV Eindhoven dan memperkuat Timnas Belgia kelompok umur.
"Dia memainkan pertandingan yang sangat bagus. Dia juga pernah bermain untuk PSV, tetapi tidak bersama saya karena usianya sedikit lebih muda. Saya hanya bermain di sana selama beberapa tahun, sedangkan dia sudah bermain lebih lama," ungkap Jay Idzes, bek Sassuolo.
Kesamaan latar belakang dan kemampuan berbahasa Belanda memudahkan komunikasi antara keduanya di dalam maupun di luar lapangan.
"Di luar lapangan, dia orang yang sangat baik; agak pemalu, tetapi sangat ramah. Namun, di lapangan pun dia sangat tangguh. Saat dia tiba, kami banyak mengobrol di hari pertama karena tentu saja dia bisa berbahasa Belanda," ujar Jay Idzes, bek Sassuolo.
Idzes berupaya mendampingi Leysen agar proses adaptasinya di Italia berjalan lancar.
"Saya ingin mencoba membantunya, terutama di minggu-minggu awal ini saat berada di Italia dan menghadapi kendala bahasa yang belum dikuasainya," lanjut Jay Idzes, bek Sassuolo.
Kedua pemain tersebut membuktikan kualitas pertahanan mereka secara langsung di lapangan pertandingan.
"Namun, kemampuan sepak bolanya berbicara dengan sendirinya. Kami tidak harus bisa bahasa Italia untuk itu. Kami harus membuktikan kualitas kami di lapangan, dan menurut saya, hari ini kami telah melihat buktinya," ucap Jay Idzes, bek Sassuolo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow