Scaloni Cadangkan Lionel Messi Jelang Laga Argentina Kontra Yordania

Smallest Font
Largest Font

Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni mengonfirmasi bahwa kapten Lionel Messi akan memulai pertandingan terakhir Grup J Piala Dunia 2026 melawan Yordania dari bangku cadangan di Stadion AT&T, Arlington, Dallas, pada Minggu, 28 Juni 2026 pukul 09.00 WIB.

Keputusan rotasi ini diambil karena skuad Albiceleste sudah dipastikan lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup J, sementara Yordania dipastikan tersingkir sebagai juru kunci grup. Berdasarkan laporan Kompas.com, Scaloni mengungkapkan kebijakan tersebut secara khusus dalam konferensi pers untuk menghormati jurnalis legendaris Argentina berusia 91 tahun, Enrique Macaya Márquez.

"Lionel Messi akan duduk di bangku cadangan, tapi saya memberitahu Anda karena ini untuk Anda," kata Scaloni kepada para wartawan seperti dikutip dari Goal.com.

Pelatih berusia 48 tahun tersebut menambahkan bahwa kaptennya kemungkinan besar baru akan diturunkan pada babak kedua demi mengatur beban kerja sang mega bintang yang telah memborong lima gol dalam dua laga pertama.

"Messi kemungkinan besar akan bermain di babak kedua. Keputusan ini terutama diambil agar rekan-rekan setimnya juga bisa mendapatkan waktu bermain. Kita lihat saja berapa menitnya," ujar Scaloni.

Melalui rotasi ini, beberapa pemain seperti Gonzalo Montiel, Marcos Senesi, Nicolás Tagliafico, Leandro Paredes, Exequiel Palacios, dan Giovani Lo Celso diprediksi tampil sebagai starter, dengan ban kapten melingkar di lengan Nicolás Otamendi. Scaloni juga menegaskan kebijakan ini merupakan apresiasi bagi seluruh anggota skuad yang telah bekerja keras.

"Para pemain yang akan turun besok layak untuk bermain. Mereka adalah bagian dari skuad, dan sebagian besar dari segala yang telah dilakukan adalah untuk mereka, jadi meskipun mereka tidak turun bermain, they tetap ada di sana. Harapan saya sebagai pelatih adalah tim ini bermain dengan cara yang sama, meskipun pemainnya berbeda," kata Scaloni.

Absennya Messi sejak menit awal membuka peluang bagi duet penyerang Lautaro Martinez dan Julian Alvarez untuk memimpin lini serang bersama-sama.

"Jika pemain lain bisa bergerak lincah, Lautaro dan Julian bisa bermain bersama," akunya.

Scaloni menjelaskan bahwa ia mencari keseimbangan tim, mengingat kedua penyerang tersebut sudah pernah dipasangkan sebelumnya.

"Ini soal keseimbangan tim. Mereka sudah pernah bermain bersama, dan kami sudah menarik kesimpulan. Saya tidak mengatakan ini tidak akan berlangsung selamanya, tapi kami ingin keseimbangan," kata Scaloni.

Selain membahas lini serang, Scaloni turut memberikan pembaruan mengenai kondisi bek Cristian Romero yang sempat mengalami cedera.

"Cuti baik-baik saja. Dia tidak berlatih bersama rombongan hari ini, tetapi dia berlatih secara terpisah dan melakukan latihan intensif. Cedera itu tidak separah yang kami duga. Hal itu membuat kami tenang," ungkap Scaloni.

Di sisi lain, jurnalis legendaris Enrique Macaya membuka sesi tanya jawab dengan menanyakan susunan pemain serta pandangan Scaloni mengenai variasi taktik pertahanan dan serangan balik yang muncul sepanjang turnamen.

"Enrique, suatu kehormatan mendengar pertanyaan Anda dan melihat Anda berada di sini. Terima kasih telah datang. Delapan belas Piala Dunia sungguh luar biasa," ujar Scaloni seperti dilansir Kompas.com dari TYC Sports.

Scaloni kemudian memberikan pengecualian langka dengan membocorkan status Messi khusus kepada Macaya.

"Saya akan menjawab pertanyaan Anda. Leo akan berada di bangku cadangan. Saya menjawab karena ini Anda. Kalau bukan, saya pasti menghindari pertanyaan itu," kata Scaloni.

Ia menegaskan tidak akan mengubah identitas asli permainan Argentina meskipun menghadapi strategi lawan yang berbeda-beda.

"Jangan khawatir, saya menjawab karena Anda memang pantas mendapatkannya. Susunan pemain lainnya akan kami umumkan besok. Leo akan bermain nanti," ujar pelatih asal Pujato tersebut.

Mengenai keragaman taktik di Piala Dunia 2026, Scaloni berpendapat semua gaya bermain memiliki peluang untuk berhasil meraih kemenangan.

"Kita melihat berbagai cara bermain dan semuanya bisa berhasil. Ada tim yang menguasai bola seperti Spanyol atau kami, ada yang mengandalkan serangan balik, ada pula yang bertahan lebih dalam," kata Scaloni.

Ia percaya tim besar harus mempertahankan karakter dasar mereka di atas lapangan.

"Saya rasa sangat sulit bagi tim seperti kami untuk mengubah identitas permainan secara drastis. Kami bisa menyesuaikan beberapa detail sesuai lawan, tetapi bukan mengubah karakter tim.":

Scaloni menilai tim-tim tangguh pada akhirnya akan tetap mendominasi kompetisi.

"Pada akhirnya, tim-tim kuat akan tetap berada di sana," ujar pelatih yang membawa Argentina menjadi juara dunia 2022 tersebut.

Menurut kutipan dari laman resmi FIFA di Metrotvnews.com, Scaloni kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan kesempatan bagi Messi di paruh kedua pertandingan.

"Leo akan berada di bangku cadangan. Saya masih belum akan mengumumkan susunan pemain terakhir, tetapi Leo akan masuk bermain nanti," kata Scaloni pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Sementara itu, pelatih Yordania Jamal Sellami menyatakan timnya tetap bermotivasi tinggi untuk memberikan perlawanan maksimal demi harga diri dan menutup debut Piala Dunia mereka dengan hasil manis.

"Kami akan menghadapi Timnas Argentina yang memiliki para pemain luar biasa dan merupakan salah satu favorit juara. Kami percaya pada kemampuan diri sendiri dan akan berusaha tampil dengan permainan terbaik," kata Sellami di laman resmi Asosiasi Sepak Bola Yordania yang dikutip Tirto.id.

Metrotvnews.com melansir bahwa Yordania memiliki modal delapan tembakan tepat sasaran dari total 19 tendangan ke gawang di dua laga sebelumnya, meskipun penguasaan bola mereka rata-rata hanya 30 persen.

Berikut adalah data posisi klasemen sementara Grup J menjelang pertandingan pamungkas tersebut:

Klasemen Grup J Piala Dunia 2026
No.TeamPldWDLGFGAGDPts
1Argentina220050+56
2Austria21013303
3Aljazair210124-23
4Yordania200225-30

Setelah merampungkan pertandingan melawan Yordania di Dallas, Argentina dijadwalkan terbang menuju Miami Stadium untuk menghadapi tim debutan Cape Verde pada laga babak 32 besar tanggal 3 Juli 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed