Seungri Buka Suara Terkait Tuduhan Penyerangan di Restoran Seoul
Mantan anggota grup musik BIGBANG, Seungri, memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan penyerangan khusus yang menyeret namanya di Kantor Polisi Gangnam. Peristiwa tersebut berawal dari perselisihan dengan seorang pria berinisial A saat sedang makan malam di sebuah restoran di daerah Gangnam, Seoul, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Seungri menjelaskan bahwa pria A yang berada di meja lain berulang kali menghampiri mejanya untuk menawarkan proposal bisnis. Meski sempat menolak, Seungri akhirnya mengizinkan A bergabung setelah terjadi perdebatan di antara mereka.
Ia membenarkan sempat memegang botol minuman keras saat meminta A tidak bergabung, tetapi menampik adanya tindakan pengancaman.
"Memang benar saya mengambil botol minuman keras sambil mengatakan kepadanya bahwa saya tidak ingin dia bergabung dengan kami," ujar Seungri.
Ia menegaskan situasi tersebut tidak melibat ancaman fisik.
"Saya hanya memegangnya. Saya tidak mengayunkannya atau mengancamnya," kata Seungri.
Setelah mengizinkan A bergabung, Seungri mengaku mereka mengobrol, minum bersama, hingga bertukar nomor telepon. Bahkan, pria tersebut sempat mengantarkan Seungri pulang tanpa menunjukkan adanya tanda-tanda konflik.
"Pada akhirnya, saya mengizinkannya bergabung dengan kami, mendengarkan apa yang dia katakan, minum bersamanya, dan bertukar nomor telepon," kata Seungri.
Seungri menambahkan suasana saat mereka berpisah berada dalam kondisi baik.
"Dengan mengatakan bahwa kami harus menjadi seperti kakak dan adik. Dia bahkan mengantar saya saat saya pulang," sambungnya.
Menurut keterangan Seungri, A masih sempat mengirimkan pesan singkat terkait proposal bisnis setelah pertemuan tersebut. Namun, sikap A mendadak berubah hingga akhirnya melayangkan pengaduan ke kepolisian.
"Saya akan membawa proposal bisnis minggu depan," tulis A dalam pesan tersebut, menurut Seungri.
Ia pun mengaku heran dengan laporan polisi yang dibuat oleh pria tersebut.
"Jadi saya bingung mengapa, setelah tampaknya berubah pikiran, dia tiba-tiba mengajukan pengaduan yang mengklaim bahwa dia telah diserang," imbuhnya.
Komunikasi di antara keduanya berhenti setelah Seungri meminta kejelasan mengenai proposal bisnis yang dijanjikan.
"Kemudian keesokan harinya, saya menerima balasan yang mengatakan bahwa dia akan mengajukan pengaduan," ucap Seungri.
Menghadapi proses legal ini, Seungri mengaku telah menyiapkan bukti percakapan serta rekaman kamera pengawas (CCTV) dari lokasi kejadian.
"Saya akan sepenuhnya bekerja sama dengan penyelidikan dan mengungkapkan kebenaran," katanya.
Di sisi lain, pihak kepolisian telah menerima laporan dari pria berusia 30-an tersebut pada 25 Agustus atas dugaan penyerangan khusus. Kepolisian Gangnam menyatakan masih mendalami kasus ini dan belum memeriksa pihak pelapor.
Seungri sebelumnya sempat dijatuhi hukuman penjara satu tahun enam bulan atas sembilan dakwaan kasus Burning Sun dan telah bebas dari Penjara Yeoju pada Februari 2023.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow