Siaran Piala Dunia 2026 di SBS Pecahkan Rekor 17 Juta Penonton

Smallest Font
Largest Font

Siaran langsung Piala Dunia FIFA 2026 di jaringan SBS berhasil menarik lebih dari 17 juta penonton kumulatif di Australia hingga pertandingan perempat final pada Minggu (12/7). Lonjakan jumlah pemirsa ini mencetak rekor baru yang luar biasa bagi stasiun penyiaran publik tersebut.

Berdasarkan data lembaga pemeringkat OzTAM dan VOZ yang dilansir dari The Sydney Morning Herald, pertandingan fase grup antara Australia melawan Paraguay menjadi laga yang paling banyak ditonton dengan jangkauan mencapai 4,86 juta orang. Selain itu, pertandingan perempat final antara Inggris melawan Norwegia pada hari Minggu mencatat jangkauan TV Total sebesar 3,7 juta penonton, diikuti oleh laga Argentina melawan Swiss yang mencapai 3,19 juta penonton.

Kesuksesan besar ini juga memberikan dampak limpahan (spillover) bagi program lain di SBS, seperti program berita Al Jazeera English News Morning yang mendadak memuncaki tangga rating berita harian di Australia. Keberhasilan ini tergolong ekonomis mengingat SBS dilaporkan hanya membayar sekitar 30 juta dolar AS untuk menyiarkan seluruh 104 pertandingan secara gratis.

Direktur Olahraga SBS Ken Shipp mengungkapkan pandangannya mengenai tantangan mempertahankan hak siar turnamen sepak bola terbesar di dunia ini untuk edisi 2030 mendatang akibat lonjakan popularitas ini.

"The short answer is yes," kata Ken Shipp, Direktur Olahraga SBS.

Shipp menjelaskan bahwa hubungan jangka panjang selama empat dekade dengan FIFA menjadi modal utama mereka untuk tetap menyediakan platform siaran gratis bagi masyarakat.

"SBS has a very strong relationship with FIFA, and I think we’ve proven over a 40-year period that we love the game, we give the game more love than anybody else, we have credibility in that space and we provide a free-to-air platform, which is very rare these days." kata Ken Shipp, Direktur Olahraga SBS.

Ia juga menambahkan bahwa performa penayangan tahun ini, baik melalui televisi konvensional maupun platform digital SBS On Demand, telah melampaui seluruh target awal yang telah ditetapkan oleh manajemen.

"It has absolutely exceeded expectations on a number of levels … the audience, the ratings, the quality and output of our production," kata Ken Shipp, Direktur Olahraga SBS.

Menurutnya, zona waktu pertandingan saat ini memberikan keuntungan besar bagi pemirsa di Australia yang belum pernah terjadi lagi dalam beberapa dekade terakhir.

"We haven’t had time slots like this since ’94," kata Ken Shipp, Direktur Olahraga SBS.

Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 sendiri dijadwalkan mempertemukan Prancis melawan Spanyol serta Inggris melawan Argentina, sebelum ditutup oleh laga final pada Senin, 20 Juli 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed