Singapura Catat Skor Ketenangan Terendah di Dunia Versi Go2Africa
Singapura menempati posisi terbawah dalam laporan Noise-Free Nations Index dengan raihan Quiet Score sebesar 6,78 dari skala 100. Hasil riset Go2Africa ini menempatkan negara tetangga Indonesia tersebut sebagai kawasan yang paling minim menyajikan ruang ketenangan bagi wisatawan, seperti dilansir dari Detik Travel pada Senin, 24 Agustus 2026. Penilaian indeks ini tidak mengukur tingkat bising berbasis satuan desibel secara langsung.
Go2Africa menganalisis kondisi ketenangan suatu negara menggunakan tujuh indikator utama, mencakup kepadatan penduduk, rasio wisatawan, persentase area pedesaan, luas kawasan lindung, keterikatan lalu lintas kendaraan, serta keberadaan bandara dan rel kereta api. Keterbatasan ruang alami menjadi alasan utama rendahnya skor Singapura. Kawasan pedesaan di negara kota ini hanya memenuhi sekitar 30 persen dari total wilayahnya.
Pada saat yang sama, tingkat kepadatan pemukiman menembus angka 8.436 jiwa per kilometer persegi, yang menyebabkan aktivitas publik terkonsentrasi di area sempit.
Sektor infrastruktur dan konektivitas yang sangat masif turut menyumbang faktor tingginya dinamika mobilitas. Jaringan Mass Rapid Transit (MRT) Singapura kini telah menjangkau lebih dari 170 stasiun di enam jalur utama dengan daya angkut melebihi tiga juta penumpang harian sejak beroperasi pada 1987.
Selain itu, Bandara Changi yang beroperasi dengan empat terminal raksasa seluas lebih dari satu juta meter persegi menjadi pusat pergerakan udara regional. Luas kompleks penerbangan ini setara dengan 156 lapangan sepak bola. Tingginya kunjungan pelancong mancanegara juga memperdensitas ruang publik. Sepanjang 2025, Singapura merekam kedatangan 16,9 juta wisatawan internasional, naik 2,3 persen dari tahun sebelumnya, serta membukukan pendapatan sektor pariwisata mencapai USD 32,8 miliar.
Riset tersebut menegaskan bahwa penobatan ini merujuk pada pemetaan kepadatan manusia dan infrastruktur fisik, bukan klaim atas volume suara fisik dalam desibel. Di bawah Singapura, Maladewa berada di urutan kedua sebagai destinasi paling minim ketenangan, diikuti oleh Barbados, Qatar, dan Lebanon. Sebaliknya, Bhutan yang terletak di kawasan Himalaya dinobatkan sebagai negara paling tenang dengan nilai Quiet Score tertinggi. Negara tersebut dinilai sukses menyediakan atmosfer yang ideal bagi pelancong yang mencari kedamaian jauh dari hiruk-pikuk modernisasi.
| Peringkat | Negara | Quiet Score |
|---|---|---|
| 1 | Singapura | 6,78 |
| 2 | Maldives | 8,48 |
| 3 | Barbados | 10,12 |
| 4 | Qatar | 15,45 |
| 5 | Lebanon | 18,13 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow