Singapura Luncurkan Paket Dukungan Finansial untuk Keluarga dengan Anak
Pemerintah Singapura meluncurkan paket dukungan finansial senilai hampir Rp 976 juta per anak untuk mendorong kesejahteraan keluarga, dilansir dari Detik Finance. Kebijakan ini mencakup tunjangan tunai, kredit anak, serta penambahan cuti mengurus anak, yang berlaku untuk semua anak yang lahir atau berusia 1–17 tahun pada 2026.
Perdana Menteri Lawrence Wong menegaskan komitmen pemerintah untuk mendampingi orang tua dalam membesarkan anak. Paket ini dirancang untuk memberikan dukungan jangka panjang, bukan hanya pada masa kelahiran.
"Kami ingin setiap keluarga mengetahui hal ini, jika Anda memilih untuk memiliki anak, Pemerintah akan mendampingi Anda. Kami akan memberikan lebih banyak dukungan, dan dalam jangka waktu yang lebih panjang," ujar Wong.
Paket SG Child Support senilai S$ 62.000 ini meliputi Baby Gift S$ 10.000, Child Credits S$ 32.000, hibah awal Child Development Account (CDA) S$ 5.000, serta top-up rekening Post-Secondary Education Account (PSEA) sebesar S$ 10.000. Total dukungan per anak mencapai S$ 70.000, naik dari S$ 27.500–S$ 56.500 sebelumnya.
Selain dukungan finansial, pemerintah juga menambah cuti mengurus anak dan menanggung biaya cuti terkait anak untuk mengurangi beban pengusaha.
Kebijakan ini merupakan pergeseran dari insentif kelahiran menuju dukungan peran orang tua, mengingat angka kesuburan Singapura terus menurun. Total Fertility Rate (TFR) anjlok dari 1,41 pada 2001 menjadi 0,87 pada 2025, dengan jumlah kelahiran turun 11,4% dari 33.703 pada 2024 menjadi 29.864 pada 2025.
Pemerintah berupaya menciptakan lingkungan ramah keluarga, termasuk mengatasi kekhawatiran tentang pendidikan, perawatan anak, dan perumahan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow