Sirkuit Sepang Malaysia Berpeluang Gelar Balapan Formula 1 2026
Sirkuit Internasional Sepang di Malaysia berpeluang kembali menggelar ajang Formula 1 pada 2–4 Oktober 2026 untuk mengisi slot kosong kalender setelah pembatalan seri di Timur Tengah, sebagaimana dilansir dari Bola.
Meskipun balapan akan berlangsung di wilayah Malaysia, ajang tersebut bakal tetap menyandang nama resmi Bahrain Grand Prix karena pemerintah Bahrain bersedia menanggung seluruh biaya penyelenggaraan agar identitas balapannya tidak hilang.
Pemerintah Malaysia menyambut baik rencana kembalinya ajang jet darat tersebut ke negara mereka setelah absen sejak 2017. Opsi kerja sama pembiayaan ini dinilai sangat praktis dan ekonomis bagi pihak penyelenggara lokal.
Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Taufiq Johari mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah mengkaji secara mendalam peluang pengambilalihan slot kosong di kalender balap F1 tersebut.
"Kementerian pemerintah terkait sedang dalam diskusi rinci dengan Perdana Menteri," kata Taufiq Johari, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim juga telah memberikan sinyal politik kuat dan dijadwalkan bakal menyampaikan pengumuman resmi terkait kembalinya F1 pada 26 Juli. Dukungan tambahan turut hadir dari perusahaan minyak negara Petronas yang mendorong Sepang kembali menjadi tuan rumah.
Pembatalan Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi pada pertengahan Maret terjadi akibat eskalasi konflik perang Iran di kawasan Timur Tengah. Keputusan FIA tersebut membuat kalender F1 2026 terancam berkurang dari batas minimum komersial sebanyak 22 balapan jika tidak ada sirkuit pengganti.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow