Stanley Jeremy Lulus Sarjana UGM dalam Waktu Tiga Tahun Lima Bulan

Smallest Font
Largest Font

Program studi Manajemen Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada merayakan kelulusan Stanley Jeremy Hasea sebagai wisudawan tercepat program sarjana periode IV Tahun Akademik 2025/2026, sebagaimana dilansir dari Detikcom pada Kamis (3/9/2026).

Stanley mampu merampungkan seluruh kewajiban akademisnya dalam tempo 3 tahun 5 bulan. Capaian ini secara signifikan lebih singkat dibandingkan durasi kelulusan rata-rata mahasiswa sarjana yang memerlukan masa studi 4 tahun 1 bulan.

Metode pengelolaan urutan perkuliahan menjadi kunci utama Stanley untuk menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa melebihi batas waktu maksimal yang direncanakannya sejak awal.

"Bukan time management, tetapi lebih ke sequence management. Secara akademis, di semester tujuh saya sudah bisa mengerjakan skripsi saja karena semester-semester sebelumnya saya sudah menyelesaikan semua perkuliahan," ujar Stanley.

Meskipun tak menargetkan kelulusan kilat, ia menetapkan standar IPK di atas 3,5 dengan batas durasi studi yang terukur.

"Buat saya, sebenarnya bukan target secepat-cepatnya, tetapi paling lama 3,5 tahun," jelas Stanley.

Perjalanan akademis Stanley sempat diwarnai kendala administrasi saat berencana mengikuti program pertukaran mahasiswa di semester lima. Situasi tersebut ia alihkan dengan melamar program magang di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Filipina pada divisi perdagangan.

Pengalaman praktis di KBRI Filipina justru memberikan sumbangan data empiris yang krusial bagi penyusunan skripsinya mengenai efektifitas kebijakan pelarangan impor pakaian bekas.

"Saya magang di Embassy of Indonesia di Philippines, di bidang trade atau perdagangan. Itu juga membantu karena skripsi saya ada soal trade. Saya bisa mendapatkan insight dan data-data yang cuma bisa saya dapat waktu di sana," jelas Stanley.

Fokus penelitiannya diarahkan pada sinkronisasi antarregulasi agar implementasi aturan di lapangan berjalan optimal.

"Jadi bagaimana kebijakan pelarangan impor baju bekas ini tidak bertumpang tindih dengan kebijakan lain dan bagaimana kebijakan itu memang diimplementasikan secara efektif," tutur Stanley.

Penuntasan skripsi secara cepat juga didukung oleh konsistensinya dalam meminimalisasi potensi gangguan kegiatan non-akademis sejak awal masuk perguruan tinggi.

"Karena distraksi sekecil apapun kalau diambil dari semester satu lambat laun akan menjadi besar," pungkas Stanley.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed