Suhu Udara Jawa Tengah Tembus 35 Derajat BMKG Peringatkan Kebakaran Lahan

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan suhu udara di Provinsi Jawa Tengah menyentuh angka maksimal 35 derajat Celsius pada Senin (7/9/2026). Peningkatan suhu ekstrem pada puncak musim kemarau ini berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah.

Data Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mencatat kisaran suhu udara Jawa Tengah berada pada rentang 16 hingga 35 derajat Celsius dengan kelembaban udara mencapai 45 hingga 95 persen. Kenaikan suhu signifikan berpusat di wilayah bagian timur dan pantura.

Sejumlah daerah seperti Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, dan Demak mencatatkan potensi suhu tertinggi mencapai 35 derajat Celsius pada siang hari. Sementara itu, data cuaca harian mencatat tekanan udara berada di kisaran 101.300 hPa hingga 101.600 hPa.

Kondisi cuaca secara umum didominasi cuaca cerah berawan pada pagi hingga siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi berangsur menjadi cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah.

"Pagi sampai siang cerah hingga cerah berawan. Kemudian pada sore hingga awal malam, umumnya cerah berawan hingga berawan," kata Ferry Oktarisa, Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang.

Potensi Kebakaran Lahan dan Imbauan Kewaspadaan

Tingginya suhu udara yang berpadu dengan kelembaban rendah pada siang hari memicu peringatan khusus dari otoritas cuaca. Pertanyaan warga mengenai "apa tanda musim kemarau di jawa tengah" dan "bagaimana cara waspada kebakaran hutan" kerap muncul seiring meningkatnya hawa terik di pemukiman.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan pembakaran sampah di area terbuka yang berdekatan dengan vegetasi kering.

"Waspada potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau," ujar Ferry Oktarisa.
Warga Jawa Tengah Siap-siap, Kemarau Diprediksi Mulai April 2026 | METRO TV

Data Rincian Parameter Cuaca Jawa Tengah 7 September 2026

Berikut adalah perincian data indikator cuaca wilayah Jawa Tengah yang dihimpun dari laporan resmi BMKG:

Data Parameter Cuaca Jawa Tengah (7 September 2026)
Parameter CuacaNilai MinimumNilai Maksimum
Suhu Udara (°C)1635
Kelembaban Udara (%)4595
Tekanan Udara (hPa)101.300101.600

Masyarakat di wilayah terdampak suhu tinggi diimbau untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi saat beraktivitas di luar ruangan. Di samping itu, pergerakan fase bulan pada rentang 7 hingga 10 September 2026 terpantau berada pada fase bulan sabit memudar sebelum memasuki fase bulan baru pada 11 September 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed