Sunan Kalijaga Mundur Sebagai Kuasa Hukum Erin Taulany
Pengacara Sunan Kalijaga mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kuasa hukum Rien Wartia Trigina alias Erin dalam menghadapi kasus dugaan kekerasan terhadap mantan asisten rumah tangga (ART) bernama Hera pada akhir Mei 2026.
Keputusan penarikan diri ini mengejutkan publik karena sebelumnya Sunan bersikap sangat vokal dalam membela mantan istri komedian Andre Taulany tersebut, termasuk saat mendampinginya membuat laporan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Sunan Kalijaga menyampaikan pengumuman tersebut secara tiba-tiba melalui sebuah unggahan di media sosial Instagram Story miliknya yang dikutip oleh detikHot pada Jumat (29/5/2026).
"Assalamualaikum wr wb. Saya Sunan Kalijaga ingin menyampaikan kepada teman-teman media bahwa saat ini saya sudah tidak lagi menangani perkara ibu Erin Taulany. Harap maklum dan terima kasih," kata Sunan Kalijaga.
Setelah memberikan pernyataan singkat tersebut, suami Heidy Sunan itu menambahkan harapannya agar perkara yang sedang dihadapi oleh mantan kliennya itu dapat berjalan dengan baik serta memberikan keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.
"Semoga perkaranya tetap bisa berjalan dengan baik, mendapatkan satu keadilan buat para pihak. Terima kasih," lanjut Sunan Kalijaga.
Penyebab pasti dari mundurnya Sunan dari kasus ini belum diketahui secara pasti, dan ia sempat bungkam serta enggan memberikan banyak komentar mengenai kabar yang beredar di masyarakat.
"Apa itu, gosip gosip, nanti saya info ya," timpal Sunan Kalijaga.
Ayah Salmafina Sunan ini juga menegaskan bahwa untuk sementara waktu dirinya belum bersedia memberikan penjelasan lebih mendalam terkait persoalan tersebut kepada awak media.
"Untuk saat ini saya no komen dulu," kata Sunan Kalijaga.
Mengenai kabar bahwa pihak Erin kini telah menunjuk tim kuasa hukum baru untuk mendampingi proses hukum yang sedang berjalan, Sunan menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hak pribadi dari mantan kliennya.
"Iya itu hak dia, silahkan saja, saya nggak mau ikut campur dan enggak mau tahu," pungkas Sunan Kalijaga.
Sebelum terjadinya pengunduran diri ini, Erin bersama tim kuasa hukumnya telah hadir memenuhi panggilan pemeriksaan dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (22/5/2026) terkait laporan dugaan penganiayaan.
Dalam pemeriksaan yang berlangsung pekan lalu tersebut, Erin dilaporkan mendapatkan 22 hingga puluhan pertanyaan dari pihak kepolisian mengenai tuduhan kekerasan yang dilayangkan oleh mantan ART-nya, Herawati.
Mantan kuasa hukum Erin kala itu, Stivany Agusia, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyerahkan barang bukti baru berupa satu recorder rekaman CCTV yang merekam seluruh situasi di area rumah kliennya.
"Ada alat bukti yang kami serahkan juga yaitu berupa satu recorder rekaman CCTV ya. Yang di mana sudah kami pelajari sebelumnya alat bukti tersebut, dan tidak adanya tindakan dugaan kekerasan sebagaimana yang dituduhkan kepada klien kami," ujar Stivany Agusia.
Pihak Erin meyakini rekaman dari sekitar 12 kamera pengawas di rumah tersebut dapat memperjelas duduk perkara dan membantah tuduhan pelapor mengenai adanya tindakan mencekik, mencakar, hingga menodongkan pisau.
"Tidak adanya dugaan tindak kekerasan sebagaimana yang dituduhkan kepada klien kami," jelas salah satu tim kuasa hukum Erin.
Selain membawa decoder CCTV, tim kuasa hukum Erin pada saat itu juga turut menyerahkan bukti tambahan berupa salinan percakapan melalui aplikasi WhatsApp kepada tim penyidik kepolisian.
"Kalau melalui decorder yang kami serahkan itu tidak ada (penganiayaan). Belum ada. Tapi nanti kita serahkan ke penyidik untuk tindak lanjut lagi," tegas salah satu tim kuasa hukum Erin.
Dilansir dari CNN Indonesia, pihak Erin menyatakan akan tetap bersikap kooperatif mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya penilaian alat bukti tersebut kepada penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow