Swayasa Prakasa Targetkan Dana Rp 45 Miliar Lewat IPO
PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP) resmi mengincar dana segar senilai Rp 45,22 miliar melalui penawaran umum perdana saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dilansir dari Detik Finance pada Minggu (23/8/2026), perusahaan manufaktur produk kesehatan berbasis riset milik Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut melepas maksimal 323 juta saham baru.
Jumlah saham yang ditawarkan mencapai 30,30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum, dengan nilai nominal Rp 20 per saham. Dalam aksi korporasi ini, perseroan menetapkan harga penawaran berkisar antara Rp 130 hingga Rp 140 per saham serta menunjuk PT Sukadana Prima Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
"Jumlah seluruh nilai penawaran umum sebanyak-banyaknya adalah Rp 45.220.000.000," tulis Manajemen Swayasa Prakasa.
Seluruh dana hasil IPO tersebut rencananya akan dialokasikan untuk tiga kebutuhan utama perseroan. Alokasi terbesar senilai Rp 15,8 miliar akan digunakan sebagai modal kerja guna meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk.
Sementara itu, perseroan juga menganggarkan dana sebesar Rp 12,2 miliar untuk belanja modal. Sisa dana sekitar Rp 12 miliar bakal dialokasikan untuk melunasi utang kepada PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM) dan Yayasan Universitas Gadjah Mada (YUGM).
Perusahaan yang berdiri sejak 12 Januari 2012 dan beroperasi komersial mulai 2014 ini berfungsi sebagai motor komersialisasi hasil riset UGM. Pembentukan unit bisnis strategis dilakukan bertahap untuk mentransformasikan inovasi akademik menjadi produk industri yang kompetitif.
Sebelum gelaran IPO, struktur kepemilikan saham perseroan didominasi oleh PT Gama Multi Usaha Mandiri sebagai pemegang saham pengendali sebesar 97,16% atau 721.898.050 saham. Sisa kepemilikan dipegang oleh UGM sebesar 2,693% (20.009.190 saham), PT Radio Swara Gadjah Mada (549.920 saham), dan Bondan Ardiningtyas (542.840 saham).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow