Tasyi Athasia Raih Rekor Muri Buat Kue Batik Raksasa 12 Meter

Smallest Font
Largest Font

Aksi unik mewarnai perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilakukan oleh kreator konten Tasyi Athasyia. Dilansir dari Detik Food, selebritas internet ini merampungkan pembuatan kue batik raksasa berukuran 12 meter demi mengamankan penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri).

Proses pengolahan kudapan raksasa ini memakan durasi hingga 55 jam kerja. Tasyi mengalokasikan anggaran sekitar Rp35 juta untuk merampungkan seluruh tahapan pembuatan kue berkonsep megalodon tersebut.

Langkah awal pengerjaan dimulai dari pembuatan struktur alas kue menggunakan adonan brownies kukus berkarakteristik fudgy. Tim menyiapkan sebanyak 12 cetakan loyang, di mana tiap-tiap loyang memiliki panjang satu meter. Adonan yang telah matang kemudian disimpan di dalam pembeku.

Pengolahan dilanjutkan pada hari berikutnya dengan memfokuskan pengerjaan pada lapisan bolu bermotif. Variasi warna dipisahkan ke dalam pembungkus plastik sebelum dibentuk menjadi ragam ornamen batik khas Nusantara.

Ragam Motif Batik Nusantara

Motif pertama yang dibuat adalah pola buketan asal Pekalongan, Jawa Tengah, yang menampilkan corak keindahan bunga.

"Ini salah satu motif batik favorit aku. Batik buketan asal Pekalongan, Jawa Tengah. Batik ini memiliki motif bunga yang sangat indah," ujarnya dalam video.

Pekerjaan berlanjut pada pembuat adonan corak tumpal pucuk rebung khas Betawi yang berbentuk segitiga runcing. Tasyi kemudian mengolah motif ulos dari Batak, corak parang asal Solo, hingga motif kawung asal Yogyakarta.

Pada hari ketiga, motif megamendung khas Jawa Barat menjadi pola terakhir yang diselesaikan. Lapisan cetakan batik ini digabungkan kembali dengan adonan brownies untuk dikukus ulang, lalu ditambah selai cokelat serta remahan tiramisu.

Raihan Rekor Muri dan Pembagian Kue

Seluruh potongan bolu diposisikan di atas wadah sepanjang empat meter sesuai urutan pola. Bagian ujung susunan kue diberi hiasan ucapan 'Dirgahayu 81 Indonesia' sebagai sentuhan akhir.

Tim penilai Muri mendatangi lokasi secara langsung untuk mengukur dimensi karya tersebut. Kue sepanjang 12 meter ini dikonfirmasi melampaui rekor sebelumnya, sekaligus tercatat sebagai kue batik terbesar di tingkat global.

Pihak penyelenggara memotong kue raksasa tersebut menjadi lebih dari 1.200 bagian untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar setelah verifikasi resmi selesai.

"Ini untuk semua ibu-ibu yang ada di rumah, untuk Indonesia, we can do it," ungkapnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed