Telkom Merombak Struktur Bisnis Menjadi Strategic Holding
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tengah merombak struktur bisnisnya untuk bertransformasi menjadi strategic holding yang ditopang oleh empat pilar utama. Langkah restrukturisasi ini disampaikan langsung oleh manajemen di Nusa Dua, Bali, pada Rabu (26/8/2026).
Dilansir dari Detik iNET, empat pilar bisnis yang dibentuk meliputi layanan konsumen (B2C), infrastruktur digital, enterprise, serta pasar internasional. Pilar infrastruktur digital sendiri mencakup jaringan fiber, kabel laut, satelit, daya, pusat data, hingga layanan pendukung lainnya.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Indonesia Seno Soemadji menjelaskan bahwa perubahan struktur arsitektur perusahaan merupakan bagian dari proses transformasi dan pengurangan lapisan manajemen (delayering) yang sedang berjalan.
"Secara struktur, arsitektur, Telkom sebagai strategic holding, di bawahnya kan ada empat pilar," ujar Seno di sela Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026.
Penataan dan pemindahan unit bisnis ke pilar enterprise saat ini masih terus berproses. Melalui pembagian fokus yang lebih spesifik, seluruh pilar bisnis tersebut diproyeksikan dapat berjalan secara mandiri.
"Di dalam Telkom ini mereka akan operasi secara lebih independen dan lebih transparan, karena dia hanya fokus di masing-masing pilar. Telkom akan berfungsi sebagai strategist," katanya.
Perubahan ini membuat Telkom induk tidak lagi menangani operasional bisnis secara langsung, melainkan fokus menentukan arah strategi, kebijakan, tata kelola portofolio, serta optimalisasi penciptaan nilai grup. Struktur yang lebih sederhana ini dirancang untuk menekan potensi persaingan internal sekaligus memperkuat kolaborasi antarunit.
"Kami percaya bahwa kompetisi ini terjadinya di luar, bukan di dalam. Sehingga sinergi itu akan lebih optimal, dan kita fokus keluar," ujarnya.
Proses transformasi ini dilaksanakan beriringan dengan streamlining anak usaha Telkom Group. Jumlah anak perusahaan yang semula mencapai 67 telah dipangkas menjadi 48 per Juni 2026, dan ditargetkan menyusut hingga tersisa 19 anak usaha pada tahap akhir.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow