Telkom Siapkan Infrastruktur Digital untuk Hadapi Ledakan Kebutuhan AI
Telkom Indonesia mempersiapkan infrastruktur digital yang siap menghadapi ledakan kebutuhan kecerdasan buatan (AI) dengan fokus pembangunan pusat data AI-ready dan penguatan konektivitas domestik dan internasional, ujar Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dalam pembukaan Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026, Rabu (26/8/2026).
Dian menjelaskan bahwa perkembangan AI membawa perubahan besar terhadap industri digital yang kini semakin cerdas dan melekat dalam aktivitas ekonomi. Ia menegaskan bahwa konektivitas menjadi fondasi utama ekonomi digital masa depan, tidak lagi sekadar menghubungkan titik-titik, tetapi sebagai ekosistem yang terintegrasi dengan pusat data, kapasitas komputasi, dan layanan digital cerdas.
"Konektivitas tidak lagi sekadar infrastruktur yang membawa informasi. Konektivitas menjadi fondasi tempat ekonomi digital masa depan akan dibangun," ujar Dian.
Ia menambahkan, jaringan internasional harus terhubung dengan jaringan domestik, pusat data, kapasitas komputasi, hingga solusi enterprise. Ketika seluruh kemampuan ini terintegrasi, infrastruktur menjadi platform untuk mendorong pertumbuhan digital.
Dian menyatakan bahwa AI mendorong belanja industri dan permintaan kapasitas, sehingga pembangunan infrastruktur pusat data siap AI menjadi salah satu prioritas utama Telkom selain bisnis mobile broadband dan fixed broadband melalui inisiatif NeutraDC.
"NeutraDC akan memperkuat posisi Telkom di sektor infrastruktur pusat data sekaligus membangun ekosistem yang mampu mendukung generasi AI berikutnya," kata Dian.
Menurutnya, dukungan tersebut mencakup kapasitas yang dapat ditingkatkan, konektivitas, serta kemitraan strategis. Telkom ingin melampaui sekadar memperbesar kapasitas infrastruktur dengan menanamkan kemampuan cerdas dan teknologi maju ke dalam infrastrukturnya.
"Kita juga harus menanamkan kemampuan cerdas, inovasi, dan teknologi yang lebih maju ke dalam infrastruktur tersebut," ujar Dian.
Selain pengembangan pusat data, Telkom juga memperkuat backbone infrastruktur domestik dan konektivitas internasional melalui anak perusahaan Telin. Dian menyatakan perusahaan kini bertransformasi dari pemilik infrastruktur menjadi pengoptimal aset yang membuka nilai lebih besar melalui kolaborasi dengan mitra.
"Kami berkembang dari sekadar memiliki infrastruktur menjadi perusahaan yang mengoptimalkan infrastruktur, berkolaborasi dengan para mitra, dan menciptakan nilai yang lebih besar dari aset infrastruktur tersebut," ujar Dian.
Ia menambahkan bahwa platform infrastruktur yang fokus ini akan meningkatkan pemanfaatan aset jaringan fiber dan telekomunikasi, mempercepat inovasi, serta memperkuat kolaborasi di seluruh ekosistem.
Dian menegaskan ketiga inisiatif tersebut merupakan bagian dari transformasi besar Telkom menghadapi era AI, dengan ambisi mengubah perusahaan dari penyedia konektivitas menjadi pemimpin infrastruktur digital dan penggerak ekosistem AI.
"Semuanya membentuk satu ambisi yang terintegrasi, yaitu mentransformasi Telkom dari penyedia konektivitas menjadi pemimpin infrastruktur digital dan pada akhirnya menjadi penggerak ekosistem AI," pungkas Dian, dilansir dari Detik iNET.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow