TikTok Meluncurkan 1300 Mini Game untuk Bidik Iklan dan Monetisasi Baru

Smallest Font
Largest Font

TikTok terus memperluas jangkauan bisnisnya di luar video pendek dengan membidik sektor industri aplikasi dan game melalui strategi baru.

Dalam ajang TikTok Apps Summit 2026 di Singapura, platform ini mengungkapkan fokus baru pengembangan mini game sebagai bagian dari strategi pertumbuhan industri.

Berbeda dari game konvensional, mini game TikTok dapat dimainkan langsung di dalam platform tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan lewat toko aplikasi.

Pendekatan instant play ini diklaim mampu memangkas hambatan bagi pengguna sekaligus mempercepat proses akuisisi pemain secara global.

General Manager Global Business Solutions Southeast Asia and Japan TikTok, Yuke Hu, menyatakan bahwa mini game menjadi model bisnis baru yang berkembang pesat.

"Kami sedang memasuki era baru industri aplikasi dan game yang didorong oleh model bisnis baru, inovasi AI, dan pasar baru," ujar Yuke Hu, Jumat (19/06/2026).

Saat ini sudah tersedia sekitar 1.300 mini game aktif harian yang terintegrasi langsung dalam ekosistem video pendek TikTok.

TikTok memanfaatkan kekuatan algoritma sistem rekomendasi agar pengguna bisa menemukan game melalui konten video, hasil pencarian, maupun Minis Center.

Layanan mini game ini sudah dibuka di berbagai negara seperti Indonesia, Jepang, Thailand, Filipina, Malaysia, Vietnam, Brasil, Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.

Bagi pengembang, TikTok menyediakan dua skema monetisasi utama yaitu iklan dalam aplikasi (IAA) dan pembelian dalam aplikasi (IAP).

Platform ini juga meluncurkan solusi TikTok Growth Max untuk membantu para developer menjangkau pemain potensial dan meningkatkan pendapatan digital mereka.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed