Timnas Basket Putri Jalani Uji Coba di Korea Selatan Jelang Asian Games 2026

Smallest Font
Largest Font

Timnas Basket Putri Indonesia menggelar uji coba di Korea Selatan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang, dilansir dari Detik Sport.

Timnas Basket Putri akan memulai pertandingan uji coba melawan Cheongju KB Stars Basketball pada 18 Agustus 2026. Selanjutnya, mereka dijadwalkan melawan Incheon Shinhan Bank S-Birds pada dua hari berikutnya setelah rehat satu hari. Pada 21 dan 22 Agustus, tim akan bertanding melawan Yongin Samsung Life Blueminx dan Dankook University Basketball.

Manajer Timnas Basket Putri, Handoyo, menyatakan bahwa tujuan uji coba ini adalah untuk mempertajam strategi pelatih serta memperkokoh kesiapan tim menjelang Asian Games 2026.

"Tujuan try out tentu mempertajam strategi pelatih dan mempersolid tim menuju Asian Games 2026," ujar Handoyo.

Timnas Basket Putri telah melakukan latihan intensif di GOR CLS Kertajaya sejak awal Mei 2026 sebelum berangkat ke Korea Selatan. Para pemain terdiri dari kombinasi atlet potensial dan berpengalaman, termasuk Agustin Gredita Retong, Ayu Sriartha, Kimberley Pierre-Louis, Nathania Oville, dan Priscilla Karen, yang pernah membawa tim juara di SEA Games 2023 Kamboja.

Selain itu, Angelique Aritonang dan Faizzatus Shoimah yang berjasa mengantarkan Indonesia promosi ke Divisi A di FIBA Women's Asia Cup 2023 juga masuk dalam skuad. Skuad ini juga diisi pemain muda seperti Valencia Callistan, Kezia Setiawan, Erinindita Madafa, Kartika Hatta, dan Anggita Yuliani Putri.

Komposisi pemain yang mencampurkan pengalaman dan talenta muda diharapkan memberikan hasil positif pada Asian Games. Timnas Basket Putri berada di Pool A bersama Thailand dan China.

Handoyo menilai hasil drawing Asian Games menarik karena mereka berada satu grup dengan China, salah satu tim terkuat di Asia, dan Thailand, yang pernah mereka hadapi di SEA Games terakhir.

"Ya hasil drawing Asian Games menurut kami menarik. Di mana kita satu grup dengan tim kuat China dan negara tetangga Thailand. Kita persiapkan semaksimal mungkin untuk bisa lolos dari grup," ujar Handoyo.

Dia juga menekankan bahwa kekuatan China harus menjadi perhatian serius karena materi pemainnya sangat kuat, sementara Thailand sudah dikenal dari pertemuan sebelumnya di SEA Games.

"Kekuatan China layak menjadi perhatian serius. Ini karena China salah satu tim terkuat di Asia dengan materi pemainnya. Sementara Thailand kita terakhir bertemu di SEA Games jadi kita sudah tahu sama tahu," kata Handoyo.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed