Timnas Voli Pantai Putra Indonesia Incar Gelar Asian Championship 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional voli pantai putra Indonesia memasang target tinggi pada ajang Asian Beach Volleyball Championship 2026 di China. Pasangan Bintang Akbar dan Sopyan dikirim sebagai wakil Merah Putih dalam kompetisi yang berlangsung pada 2–6 September 2026 tersebut, seperti dilansir dari Bola.

Turnamen regional yang diikuti oleh 24 negara ini diproyeksikan sebagai ajang krusial untuk mengumpulkan poin kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo, mengonfirmasi bahwa pasangan Bintang dan Sopyan berada dalam kondisi fisik yang prima serta siap dari segi taktik maupun strategi pertandingan.

"Akbar dan Sopyan sampai saat ini dalam kondisi fit. Dari kesiapan teknik dan strategi, mereka sudah siap untuk menghadapi event di China yang akan dilaksanakan pada tanggal 2 sampai tanggal 6 September," ujar Imam saat pelepasan tim di Sentul, Bogor, Sabtu (29-8-2026).

Imam menambahkan bahwa pengiriman tim putra ke kejuaraan Asia ini merupakan bagian terintegrasi dari peta jalan menuju Amerika Serikat pada 2028 mendatang.

"Kami berangkatkan timnas putra voli pantai untuk mengikuti event Asian Championship di China. Ini adalah event dalam rangka pra-Olimpiade di Amerika tahun 2028," tuturnya.

Perebutan tiket menuju Olimpiade nomor voli pantai putra sendiri menyediakan total 24 kuota utama. Jalur kelulusan dapat ditempuh melalui turnamen tingkat zona regional serta pengumpulan akumulasi poin kompetisi internasional.

Pelatih timnas voli pantai putra Indonesia, Slamet Mulyanto, menegaskan bahwa posisi puncak menjadi prioritas utama timnya demi menjaga peluang lolos ke ajang multievent dunia tersebut.

"Target kami satu, juara satu. Itu target. Target kami juara satu karena kami memang ingin maju di Olimpiade tahun 2028," kata Slamet.

Pasangan Bintang dan Sopyan telah dipasangkan sejak gelaran SEA Games Kamboja dan telah mencatatkan sejumlah rekor. Keduanya tercatat pernah menjuarai turnamen Future, serta menembus babak 16 besar dan perempat final di beberapa ajang internasional lain.

Guna mempertahankan konsistensi performa pasca-kejuaraan di China, tim pelatih menyusun agenda pemusatan latihan lanjutan serta uji coba internasional secara intensif.

"Setelah Asian Games, paling tidak tiga bulan kami berlatih terus. Kami akan melakukan try out 2027-2028. Minimal kami akan ikut seri dunia 15 kali, ditambah nanti ikut T-Series," ujar Slamet.

Slamet turut menyampaikan harapannya terkait kesinambungan dukungan anggaran dari pihak pemerintah untuk mendukung seluruh program yang direncanakan.

"Dana dari pemerintah kami harapkan continue, itu saja, karena kami di lapangan ini sudah maksimal," ungkapnya.

Sementara itu, Bintang Akbar menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal di lapangan demi menjaga asa tampil di ajang olahraga tertinggi tingkat dunia.

“Untuk berjuang sih, kami berusaha semaksimal mungkin. Impian saya juga ingin mencapai LA. Kasih performa yang terbaik saja untuk Indonesia," ujar Bintang.

Proses persiapan pasangan ini mencakup penguatan fisik di pusat kebugaran serta pematangan taktik di lapangan pasir. Bintang menegaskan komitmennya untuk terus bekerja keras selama babak kualifikasi berlangsung.

"Enggak boleh menyerah, harus berjuang dan berlatih untuk kualifikasi Olimpiade 2028," tegasnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed