Dokter Gigi Bagikan Tips Mengatasi Sensasi Canggung Pakai Behel

Smallest Font
Largest Font

Fenomenaiyup sering memicu rasa canggung di kalangan pengguna kawat gigi alias behel. Istilah sosial media ini merujuk pada gerakan menutup mulut mirip mengucapkan kataiyupsupaya bibir tidak tersangkut bracket.

Kondisi bibir atas yang tersangkut bracket kawat gigi selepas tersenyum kerap mengganggu estetika maupun kenyamanan. Masalah ini juga dirasakan oleh pengguna behel asal Jakarta Selatan, Rafi (24), dilansir dari Detik Health.

"Menurut aku sih (iyup) agak ganggu gitu ya. Soalnya, kan, kalau tutup mulut gitu agak susah. Jadi, kayak susah jaga image gitu. Hahaha," ujar Rafi saat berbincang dengan detikcom, Kamis (20/8/2026).

Menanggapi keluhan pengguna kawat gigi, praktisi kesehatan gigi drg Rini Susanti, Sp.Ort, membagikan sejumlah langkah praktis guna meminimalisasi efekiyuptersebut.

Penyesuaian ekspresi menjadi poin awal yang disarankan oleh drg Rini untuk meminimalisasi potensi bibir atas tersangkut pada bracket kawat gigi.

"Kalau saya sih, sarannya, untuk yang baru pasang behel ketika senyum atau mau ketawa gitu ya, mungkin agak ditahan sedikit karena kalau senyumnya lebar akan sulit untuk menutup bibir," ujar drg Rini.

Senyum proporsional dapat dilatih dengan mengarahkan sudut bibir secara perlahan ke atas tanpa perlu menekan otot bibir bawah atau menarik pipi terlalu kuat.

Metode berikutnya yakni latihan menggembungkan pipi atau cheek puffing exercise secara rutin guna mempercepat proses adaptasi otot wajah selama memakai kawat gigi.

Latihan ini dilakukan dengan menarik napas dalam, menahan udara di mulut hingga pipi menggembung penuh selama 5-10 detik, lalu menghembuskannya perlahan. Alternatif lain adalah memindahkan udara bergantian antara pipi kanan dan kiri masing-masing 5 detik.

Langkah terakhir berfokus pada melatih ketahanan otot pengunyah agar beban kerja rahang seimbang saat mengunyah makanan padat.

"Mengunyahlah menggunakan sisi kiri dan kanan rahang, tidak hanya dari satu sisi saja. Nah, itu harus dilatih karena banyak pasien yang mengunyah dengan satu sisi saja," jelas drg Rini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed