Ekonomi
5 Tips Menyimpan Jahe Agar Tetap Segar Lebih Lama
Smallest Font
Largest Font
Jahe sering kali menjadi kering dan keriput meskipun sudah disimpan di dalam kulkas. Agar kualitas dan aroma bumbu dapur ini tetap terjaga, terdapat 5 tips menyimpan jahe yang bisa Anda terapkan sesuai kebutuhan penyimpanan.
- Simpan di Dalam Kulkas — Jahe utuh yang belum dikupas sebaiknya disimpan di dalam kulkas dengan kulit alami sebagai pelindungnya. Pastikan kondisi jahe kering sebelum dibungkus tisu dapur dan dimasukkan ke dalam kantong tertutup rapat agar terhindar dari jamur akibat kelembapan berlebih.
- Jangan Dikupas — Biarkan kulit jahe tetap utuh sampai saat akan digunakan untuk mencegah bagian dalamnya kehilangan kelembapan. Jika jahe sudah terlanjur dikupas, simpan di dalam wadah yang tertutup rapat agar tidak cepat kering dan aromanya tidak hilang.
- Jahe Boleh Dibekukan — Membekukan jahe utuh dalam wadah atau kantong freezer sangat cocok untuk stok dalam jumlah banyak, apalagi jahe beku justru lebih mudah diparut tanpa perlu dicairkan. Selain itu, jahe juga bisa dicincang dan dibekukan dalam porsi kecil menggunakan cetakan es batu.
- Simpan Rapat Jahe yang Sudah Dipotong — Potongan jahe lebih mudah mengering dan kehilangan aroma karena area permukaannya yang terbuka. Simpan potongan jahe yang permukaannya sudah dipastikan kering dalam wadah kedap udara, atau bekukan jika jumlahnya cukup banyak untuk kebutuhan tumisan hingga minuman.
- Tanda Saat Jahe Mulai Tak Segar — Kenali kondisi jahe yang mulai menurun kualitasnya melalui tekstur yang lembek, berlendir, bagian berwarna gelap, atau munculnya jamur. Selain dari bentuk fisik, abaikan jahe dan segera buang jika aromanya sudah berubah menjadi asam atau apek.
Follow pdiperjuanganbali.id
Add to preferred sources on Google
Editors Team
Aletheia Keandra Putri
Author
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow