True Fitness dan True Yoga Singapura Tutup Akibat Rugi

Smallest Font
Largest Font

Jaringan pusat kebugaran True Fitness dan True Yoga di Singapura resmi menghentikan operasinya setelah ditempatkan di bawah likuidasi sementara pada Kamis (10/9/2026). Penutupan ini memicu kerugian konsumen yang ditaksir mencapai S$ 609.000 atau sekitar Rp 8,46 miliar, dilansir dari Detik Finance.

Laporan pengaduan terus masuk dari para anggota yang telah membayar paket keanggotaan dan layanan pusat kebugaran tersebut namun belum sempat menggunakannya. Pihak berwenang setempat mulai berkoordinasi dengan tim likuidator untuk menindaklanjuti proses klaim para korban.

Presiden Consumers Association of Singapore (CASE) Melvin Yong mengonfirmasi keberadaan ratusan laporan dari masyarakat yang merugi akibat langkah penutupan mendadak ini.

"CASE telah menghubungi likuidator sementara dan akan terus meminta kejelasan mengenai penanganan konsumen yang terdampak, termasuk informasi yang dibutuhkan untuk mengajukan klaim," kata Yong.

Proses pembubaran operasional kedua merek kebugaran ini ditangani oleh praktisi insolvensi Goh Wee Teck dan Lin Yueh Hung dari RSM SG Corporate Advisory. Keputusan pembubaran diambil setelah perusahaan induk Kontafarma China Holdings menyatakan unit usahanya tidak lagi sanggup memenuhi kewajiban finansial.

Rapat umum luar biasa beserta pertemuan kreditur dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober 2026 guna membahas usulan pembubaran perusahaan secara sukarela. Tekanan likuiditas mendalam dan liabilitas bersih yang membengkak hingga puluhan juta dolar menjadi penyebab utama kebangkrutan grup usaha tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed