PT Uni-Charm Indonesia Catat Pemulihan Kinerja Keuangan Semester I-2026
PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) melaporkan pemulihan operasional dan kinerja keuangan yang solid pada semester I-2026, seperti dilansir dari Detik Finance.
Pendapatan neto konsolidasian UCID mencapai Rp 4,44 triliun, naik 4,1% dari Rp 4,27 triliun pada periode sama tahun 2025. Penjualan domestik tumbuh hingga Rp 4,02 triliun, sementara penjualan ekspor tercatat Rp 423,45 miliar.
Efisiensi operasional yang diterapkan membuahkan laba operasi Rp 116,362 miliar, berbalik dari rugi operasi Rp 2,293 miliar pada semester I-2025. Laba periode berjalan tercatat Rp 158,62 miliar, membaik dari rugi Rp 6,15 miliar di tahun sebelumnya.
Harga saham UCID menguat sekitar 11,8%, dari Rp 372,00 per saham pada Juni 2026 menjadi di atas Rp 410,00 pada awal Agustus 2026, mencerminkan respons positif pasar terhadap pemulihan kinerja perusahaan.
Presiden Direktur UCID, Yasutaka Nishioka, menyampaikan, "Capaian kinerja ini didorong oleh langkah strategis perseroan dalam mengoptimalkan portofolio bisnis, utamanya melalui peningkatan kontribusi segmen Feminine Care (FC) yang berhasil mendorong rasio laba bruto."
"Pada saat yang sama, UCID memperkuat saluran distribusi ke jaringan General Trade (GT) serta meningkatkan eksposur produk. Pertumbuhan positif ini juga didukung oleh kinerja kuat di platform e-commerce, penataan ulang jaringan distribusi, serta pengelolaan arus kas dan perputaran piutang yang kian stabil," ujar Yasutaka.
UCID berencana melakukan ekspansi berkelanjutan pada semester II-2026 dengan mempercepat kategori bisnis menguntungkan, investasi fokus pada pertumbuhan saluran distribusi, dan inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan pasar.
"Kegiatan bisnis ini kami jalankan selaras dengan komitmen keberlanjutan 'Ethical Living for SDGs' demi memberikan nilai tambah jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan," tutup Yasutaka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow