Vasanta Group Bangun Mawatu Kota Baru 12 Hektare di Labuan Bajo
Pengembangan kawasan pariwisata Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur terus bergerak ke arah terintegrasi. Vasanta Group menginisiasi pembangunan proyek kota baru bernama Mawatu di Pantai Batu Cermin untuk merespons kebutuhan ekosistem pendukung wisata yang serba ada, dilansir dari Detikcom.
Kawasan seluas 12 hektare ini mengusung visi sebagai The New City Center of Labuan Bajo. Pembangunannya dirancang menyatukan delapan pilar utama, meliputi hospitality, lifestyle, culture, culinary, creative, maritime, nature, hingga community.
Langkah pengembang menggarap simpul ekonomi baru ini selaras dengan pesatnya pergerakan wisatawan. Data BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat penumpang angkutan udara mencapai 223.302 orang pada Maret 2026, melonjak 33,40 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Sumbangan pergerakan udara tersebut didukung signifikan oleh Bandara Komodo Labuan Bajo yang berkontribusi 23,93 persen dari total penerbangan di NTT. Di sisi lain, kunjungan wisatawan mancanegara pada April 2026 menyentuh angka 26.604 kunjungan, naik 31,97 persen secara tahunan.
Konektivitas internasional menuju destinasi prioritas ini semakin terbuka lebar. Penerbangan langsung rute Singapura-Labuan Bajo resmi dibuka oleh Jetstar Asia pada Maret 2025, disusul maskapai Scoot pada akhir 2025, serta opsi penerbangan kawasan dari Kuala Lumpur.
Pembangunan Mawatu turut mengedepankan unsur kebudayaan lokal melalui pertunjukan seni di amphitheater. Pengelola juga membuka ruang kolaborasi bagi pengerajin tenun setempat dan komunitas kreatif daerah.
"Perkembangan Labuan Bajo menciptakan kebutuhan akan sebuah kawasan yang mampu menghadirkan gaya hidup, ruang publik, dan aktivitas wisata dalam satu tempat. Melalui visi sebagai The New City Center of Labuan Bajo, Mawatu ingin menjadi bagian dari perjalanan kawasan ini sekaligus membuka peluang baru bagi masyarakat sekitar," terang Jonathan Budiman, Head of Strategic Marketing Vasanta Group.
Dukungan atas kehadiran proyek terpadu ini juga datang dari warga Desa Batu Cermin. Elbertus Marianus Liman menyuarakan harapannya agar kemajuan pariwisata dapat memberikan multiplier effect langsung bagi perekonomian warga di sekitar lokasi proyek.
"Batu Cermin memiliki potensi besar sebagai bagian dari perkembangan Labuan Bajo. Kami berharap berbagai pengembangan baru dapat membuka peluang ekonomi, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi wilayah sekitar," ujarnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow