Virgil van Dijk Temui Xavi Hernandez Bahas Masa Depan di Timnas Belanda
Masa depan Virgil van Dijk bersama Timnas Belanda kini berada di persimpangan jalan. Bek tengah berpengalaman tersebut menggelar pertemuan langsung dengan pelatih anyar De Oranje, Xavi Hernandez, untuk membicarakan perannya di tim nasional.
Pergantian kepemimpinan dari Ronald Koeman ke Xavi Hernandez terjadi setelah langkah Belanda terhenti di babak 32 besar Piala Dunia. Situasi ini mendorong Van Dijk mencari kepastian target menuju Euro 2028, sebagaimana dilansir dari Bola.
Pemain yang kini mengantongi 96 penampilan internasional itu bertemu dengan Xavi di sela-sela laga Liverpool melawan Atletico Madrid pada ajang Liga Champions. Keduanya dijadwalkan kembali berdiskusi dalam beberapa pekan ke depan.
Pemain berusia 35 tahun tersebut merasa masih sanggup memberikan kontribusi signifikan untuk De Oranje. Meski demikian, ia enggan bertahan jika keberadaannya tidak lagi masuk dalam skema utama pelatih.
"Saya merasa masih bisa memberikan nilai dan menjadi sosok penting bagi tim," kata Virgil van Dijk.
"Jika kami memiliki pandangan yang sama mengenai hal tersebut, maka kami memiliki dua tahun yang bagus ke depan menuju Euro 2028. Jika tidak, kita lihat saja nanti," lanjutnya.
Peluang Van Dijk untuk mengisi lini belakang sebenarnya masih terbuka lebar. Timnas Belanda memiliki agenda empat pertandingan pada jeda internasional mendatang.
De Oranje dijadwalkan bersua Jerman pada laga pembuka UEFA Nations League. Setelah pertandingan tersebut, Belanda bakal menantang Serbia dalam dua pertemuan serta menghadapi Yunani.
Rangkaian laga internasional ini dapat dimanfaatkan Xavi untuk meracik skema anyar sekaligus menentukan peran para pemain senior di dalam skuadnya.
Ketidakpastian Kontrak di Liverpool
Situasi pelik tidak hanya dialami Van Dijk di level internasional. Masa depan sang kapten bersama klubnya, Liverpool, juga masih diliputi tanda tanya mengingat sisa kontraknya tinggal menyisakan satu tahun.
Manajemen Liverpool dikabarkan belum terburu-buru menyodorkan kesepakatan baru. Pihak klub berencana menunda pembahasan perpanjangan masa bakti sang pemain hingga tahun depan.
Di saat yang sama, Van Dijk bertugas mengawal performa The Reds yang belum tampil konsisten di bawah asuhan Andoni Iraola. Dari empat laga awal, Liverpool baru meraih satu kemenangan dan tiga kali imbang, termasuk hasil 0-0 melawan Fulham.
Iraola menyebut padatnya jadwal pertandingan mempengaruhi kesegaran fisik para pemainnya.
"Saya pikir ada kekurangan kesegaran, itu jelas. Kami tidak bisa menyembunyikannya. Saya pikir ini merupakan jeda terburuk, sekitar 60 jam lebih antara pertandingan, setelah menjalani laga yang sangat besar sebelumnya," kata Iraola.
Iraola menambahkan bahwa keterbatasan waktu istirahat akan menjadi tantangan berulang sepanjang musim.
"Namun, ini akan terjadi lebih sering. Mungkin dengan satu hari tambahan, tapi terkadang situasinya akan sama sepanjang musim. Kami harus beradaptasi dengan keadaan ini," ujar Iraola.
Pelatih tersebut juga menyoroti kegagalan timnya memanfaatkan peluang saat menghadapi Fulham.
"Ini adalah jenis pertandingan yang terkadang harus dimenangkan lewat bola mati, tembakan dari luar kotak penalti, atau momen brilian dari pemain-pemain ofensif. Hari ini kami tidak mendapatkannya. Kami jelas tidak sebagus secara ofensif seperti pada hari-hari lainnya," tuturnya.
Keputusan mengenai kelanjutan karier internasional bersama Belanda serta kepastian kontrak di Liverpool menjadikan beberapa bulan ke depan sebagai fase krusial bagi Van Dijk.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow