Volkswagen Evaluasi Opsi Penjualan Ducati dalam Restrukturisasi Perusahaan
Volkswagen Group tengah menjalankan restrukturisasi besar-besaran yang berpotensi melepas anak perusahaannya, Ducati, demi memfokuskan bisnis pada sektor inti yang memberikan kontribusi strategis dan finansial yang jelas, seperti dilansir dari Detik Oto.
Langkah efisiensi produsen otomotif asal Jerman ini melibatkan rencana pemangkasan 50.000 pekerjaan serta pengurangan jajaran model kendaraan hingga 50 persen. Perusahaan sebelumnya menyebut sekitar sepertiga dari kegiatan non-strategis mereka bakal dilepas atau diselaraskan kembali.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai Ducati diperkirakan mencapai 1,25 miliar euro atau sekitar Rp 25,5 triliun. Angka tersebut melampaui laba operasional Ducati tahun lalu yang mencatatkan penurunan 42,8 persen menjadi 52 juta euro akibat pelemahan nilai tukar dan pemberlakuan tarif dari pemerintahan Amerika Serikat di bawah Donald Trump.
CEO Audi Gernot Döllner mengonfirmasi bahwa merek sepeda motor asal Italia tersebut masuk ke dalam proses evaluasi perusahaan.
"Kita perlu membicarakan Ducati sebagai bagian dari proses evaluasi," kata Döllner.
Meski mengonfirmasi adanya pembahasan mengenai masa depan merek tersebut, Döllner menegaskan bahwa belum ada langkah final yang diambil oleh jajaran manajemen.
"Namun sejauh ini belum ada keputusan yang diambil," ujar Döllner.
Ducati telah bergabung dalam jaringan Volkswagen Group sejak 2012. Sepanjang tahun lalu, pabrikan tersebut telah mendistribusikan 50.895 unit sepeda motor secara global, mengalami penurunan 7 persen dibanding periode sebelumnya, dengan model Multistrada menjadi penyumbang terbesar sebanyak 13.873 unit, diikuti Panigale 10.606 unit, dan Scrambler 5.814 unit.
Selain pembahasan mengenai Ducati, Audi turut mempertimbangkan pemindahan sebagian jalur produksi kendaraan SUV ke Amerika Serikat guna menekan beban tarif importasi. Opsi fasilitas produksi yang dipertimbangkan meliputi pabrik Scout di South Carolina atau fasilitas milik Volkswagen yang berlokasi di Tennessee.
"Audi perlu mempertimbangkan memproduksi setidaknya beberapa SUV di Amerika Serikat untuk menghadapi tekanan tarif," kata Döllner.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow