Wimbledon Larang Akreditasi Khusus Influencer di Turnamen 2027
All England Club mengumumkan tidak akan menyediakan kategori akreditasi khusus bagi influencer atau content creator pada penyelenggaraan Wimbledon 2027, dilansir dari Bola. Keputusan ini diambil usai kontroversi kehadiran influencer di US Open tahun ini menimbulkan gangguan selama pertandingan.
Penyelenggara US Open memberikan akreditasi kepada 100 influencer, dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Keberadaan mereka di tribun memicu kritik karena suara berisik dan aktivitas pengambilan gambar yang mengganggu jalannya pertandingan.
Salah satu insiden terjadi saat seorang chair umpire menegur sekelompok influencer yang merekam video saat poin sedang berlangsung.
"Saya pikir, tentu saja, jika Anda datang ke sebuah acara olahraga, Anda harus menghormati olahraga tersebut," ujar Naomi Osaka, petenis yang keberatan dengan kehadiran influencer saat pertandingan babak keduanya melawan Katerina Siniakova.
Naomi Osaka menjadi salah satu petenis yang menyuarakan keberatan atas kehadiran influencer selama pertandingan.
"Para influencer harus mengikuti etika yang berlaku dalam olahraga," kata Coco Gauff, petenis peringkat keempat dunia.
Kepala Komunikasi AS Terbuka, Brendan McIntyre, menjelaskan bahwa USTA berupaya mengembangkan tenis di Amerika Serikat dan menarik penonton baru. Menurutnya, US Open menjadi kesempatan terbesar untuk hal tersebut.
"Kami menyambut para pendatang baru yang datang ke turnamen," ujar McIntyre.
Meski demikian, McIntyre menegaskan seluruh penggemar dan tamu harus menikmati acara tanpa mengganggu pertandingan. US Open pun meningkatkan jumlah papan informasi dan mengirim pesan kepada pemegang tiket untuk menghindari aktivitas yang mengganggu, seperti suara berlebihan atau penggunaan lampu kilat.
Wimbledon, di sisi lain, akan menyita barang-barang yang berpotensi mengganggu, termasuk ring light. Kebijakan ini merupakan bagian dari evaluasi tahunan penyelenggara.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow