Wrexham Tawar Henrik Falchener Rekor Transfer Viking FK Menolak
Klub Divisi Championship Wrexham mengajukan tawaran rekor transfer klub senilai 8,1 juta poundsterling atau sekitar 10,9 juta dolar AS untuk memboyong bek tengah Viking FK Henrik Falchener pada bursa transfer musim panas 2026.
Tawaran terbaru yang mencakup bonus tersebut menjadi upaya kedua Wrexham setelah penawaran sebelumnya ditolak oleh jawara Liga Norwegia tersebut. Viking menolak melepas pemain berusia 23 tahun itu karena bersiap menghadapi babak playoff Liga Champions melawan Dinamo Zagreb pada pekan depan.
Direktur Olahraga Viking FK Erik Nevland membenarkan adanya penawaran fantastis dari klub asal Wales tersebut untuk meminang bek bernilai tinggi milik mereka.
"Kami melihat banyak minat terhadap beberapa pemain kami, ya. Pada saat yang sama, ini adalah sesuatu yang sudah kami ketahui sejak awal. Kami tahu kami memiliki pemain-pemain yang menarik," kata Erik Nevland, Direktur Olahraga Viking FK.
Ia menegaskan penolakan nilai transfer besar membuktikan fokus utama tim pada performa di atas lapangan.
"Fakta bahwa kami menolak penawaran selangit seperti itu menunjukkan bahwa kami ingin bersiap sebaik mungkin untuk segala hal yang ada di depan di lapangan," ujar Erik Nevland, Direktur Olahraga Viking FK.
Nevland menambahkan keputusan penolakan tersebut diambil secara bersama oleh manajemen klub.
"Tergantung bagaimana Anda mendefinisikan 'sulit', tetapi kita berbicara tentang jumlah uang yang sangat besar. Jumlah dan penawaran yang menuntut rasa hormat, dan belum pernah mendekati angka itu dalam sejarah klub," tutur Erik Nevland, Direktur Olahraga Viking FK.
Ia menilai proses negosiasi perlu mempertimbangkan seluruh pihak terkait.
"Anda juga harus menghormati semua pihak yang terdampak dan terlibat ketika penawaran besar seperti itu diajukan. Ketika ada penawaran sebesar itu, kami menghubungkan semua orang sehingga keputusannya dapat dipertanggungjawabkan," ungkap Erik Nevland, Direktur Olahraga Viking FK.
Menurutnya, tidak ada keputusan sepihak yang diambil di jajaran direksi.
"Ini bukan cuma satu orang yang membuat keputusan. Ada tingkat perjudian tertentu, tetapi semua orang di sini mendukung keputusan yang diambil," kata Erik Nevland, Direktur Olahraga Viking FK.
Nevland juga menyampaikan harapannya terkait masa depan para pemain di tengah bursa transfer.
"Kami tentu berharap dapat mempertahankan semua orang, tetapi tentu saja ada hal-hal yang tidak selalu bisa kami kendalikan sendiri. Jadi, kita lihat saja bagaimana perkembangannya," ujar Erik Nevland, Direktur Olahraga Viking FK.
Di sisi lain, Pelatih Wrexham Phil Parkinson menyadari timnya harus mengambil keputusan penting untuk memperkuat lini pertahanan yang kebobolan 65 gol musim lalu.
"Kami masih belum berada di posisi yang kami inginkan dengan skuad ini," kata Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Ia menekankan pentingnya kedalaman skuad untuk mengarungi kompetisi yang ketat.
"Kami harus memastikan skuad ini mampu menghadapi kerasnya musim Championship," ujar Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Parkinson berharap seluruh pergerakan transfer selesai tepat waktu.
"Jadi kami memiliki beberapa keputusan besar yang harus dibuat, seperti biasa, dan semoga pada akhir bursa transfer ini, kami memiliki skuad secara jumlah di tempat yang kami inginkan, begitu juga kekuatan dan kualitasnya," tutur Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Namun, sang manajer enggan berspekulasi mengenai nama pemain secara spesifik.
"Kami dikaitkan dengan begitu banyak pemain dan saya tidak pernah ingin berkomentar tentang individu mana pun," ungkap Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Mengenai perekrutan kiper baru Anthony Patterson, Parkinson memuji rekam jejak sang pemain.
"Saya pikir rekornya ada di sana, itu sudah berbicara dengan sendirinya," kata Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Ia menyoroti pengalaman Patterson mengatasi tekanan di klub sebelumnya.
"Dia kiper muda, dia bermain untuk klub kampung halamannya dan menangani tekanan itu dengan sangat baik," ujar Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Parkinson menilai pencapaian Patterson di Sunderland menjadi bukti kualitasnya.
"Itu tidak mudah karena ada banyak ekspektasi di Sunderland dan dia telah menjadi bagian dari promosi serta kampanye play-off di sana," tutur Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Ia menceritakan pengamatannya terhadap sang kiper sejak masih berusia muda.
"Dia pergi ke Millwall dan tampil baik, tetapi ketika dia masih muda saat saya dan Steve [asisten manajer Parkin] berada di Sunderland, kami selalu berpikir dia akan menjadi kiper yang sangat bagus," ungkap Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Parkinson mengaku senang berhasil mengamankan tanda tangan kiper tersebut.
"Kami telah mengamati perkembangannya dan kami senang melihatnya tampil sangat baik, dan kami bahkan lebih gembira lagi karena kami mampu membawanya ke klub," kata Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Kedatangan Patterson memicu ketidakpastian bagi kiper lain di skuad Wrexham.
"Kami ingin memperkuat departemen penjaga gawang yang kini telah kami lakukan dan kami akan menilai berbagai hal seiring berjalannya waktu sebelum penutupan bursa transfer," ujar Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Terkait peminjaman Ryan Hardie ke Bolton Wanderers, Parkinson memberikan penjelasannya.
"Mengenai Ryan, dia dipinjamkan tahun lalu di Huddersfield dan mendapat cedera yang cukup parah dan dia baru saja kembali dari cedera. Dia sedikit kurang beruntung," tutur Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Ia menilai kepindahan tersebut adalah langkah terbaik bagi sang penyerang.
"Kami merasa, saya dan Ryan bersama-sama, bahwa dia perlu memiliki periode bermain sepak bola yang berkelanjutan tahun ini. Ini perekrutan yang bagus untuk Bolton, Ryan adalah pemain yang bagus," ungkap Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Parkinson juga membeberkan alasan melepas bek Lewis Brunt ke klub yang sama.
"Kisah yang sedikit mirip dalam banyak hal. Brunty luar biasa, pemain yang memenangkan promosi, dia berada di tim tetapi mengalami cedera paha saat bertandang ke Middlesbrough," kata Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Ia menyebut kekhawatiran sang pemain terkait menit bermain menjadi pertimbangan utama.
"Dia khawatir memasuki tahun terakhir kontraknya bahwa jika dia tidak bermain tahun ini, karirnya akan sangat terhambat," ujar Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Parkinson menegaskan klub tetap berusaha bersikap adil kepada para pemain.
"Saya pikir ini kesempatan bagus dan meskipun kami ingin menjaga skuad tetap kuat dan kami masih berusaha untuk berkembang di bagian kami, Anda juga harus adil kepada para pemain," tutur Phil Parkinson, Pelatih Wrexham.
Pemilik bersama Wrexham, Ryan Reynolds, sebelumnya menegaskan ambisi klub untuk meningkatkan kualitas tim secara bertahap.
"Tahun lalu kami tiba di Championship dan memiliki waktu beberapa bulan untuk membangun seluruh daftar pemain Championship," kata Ryan Reynolds, Pemilik Bersama Wrexham.
Reynolds mengapresiasi kerja keras staf pelatih dan manajemen musim lalu.
"Phil, Michael (Williamson), dan Shaun (Harvey) melakukan pekerjaan hebat, dan kami sedikit lagi mencapai babak play-off. Ini instruksi yang berbeda musim ini," ujar Ryan Reynolds, Pemilik Bersama Wrexham.
Ia mengibaratkan pergerakan transfer klub seperti perbaikan rumah.
"Seperti acara renovasi rumah... episode ini adalah tentang membuat dapur bekerja lebih baik daripada melakukan renovasi seluruh rumah," ungkap Ryan Reynolds, Pemilik Bersama Wrexham.
Wrexham dijadwalkan membuka laga perdana Championship musim 2026/2027 melawan Cardiff City pada Senin mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow