Zankore Raih Pinjaman Rp54 Triliun Bangun Infrastruktur AI
Suntikan pembiayaan jumbo sebesar USD 3,1 miliar atau setara Rp54,6 triliun resmi dikantongi Zankore by Indosat untuk membangun infrastruktur komputasi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia, sebagaimana dilansir dari Detik iNET pada Jumat (11/9/2026).
Fasilitas pinjaman sindikasi internasional tersebut menjadi pijakan utama perusahaan untuk merealisasikan kapasitas komputasi AI hingga 1 gigawatt (GW) menggunakan teknologi NVIDIA. Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada kapasitas 100 megawatt (MW).
Infrastruktur tersebut dirancang untuk melayani kebutuhan korporasi domestik sekaligus memosisikan Indonesia sebagai pusat komputasi AI di kawasan Asia Tenggara. Langkah ini didukung oleh pengembangan platform cloud berbasis teknologi komputasi full-stack NVIDIA.
Direktur dan Chairman Zankore by Indosat Vikram Sinha menjelaskan bahwa pertumbuhan aplikasi AI di kawasan regional memerlukan dukungan komputasi berdaya tinggi.
"AI menciptakan peluang yang sangat penting bagi Indonesia dan Asia Tenggara. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar apakah kita akan mengadopsi AI, melainkan kemampuan membangun infrastruktur yang mendorong wilayah ini menjadi bagian dari masa depan AI," kata Vikram Sinha.
Vikram menambahkan bahwa kolaborasi dengan penyedia teknologi global sangat krusial untuk memperkuat ekosistem digital yang sedang berkembang pesat di kawasan tersebut.
"Dukungan NVIDIA akan menjadi bagian penting dalam membangun fondasi komputasi AI tingkat lanjut yang dibutuhkan kawasan," ujar Vikram Sinha.
Layanan cloud yang disiapkan akan menyediakan kluster GPU berkinerja tinggi untuk kebutuhan pelatihan model, fine-tuning, hingga menjalankan inferensi skala besar dan agentic AI bagi startup, developer, serta institusi.
Strategi bisnis perusahaan juga mencakup skema bagi hasil dan kredit pembiayaan yang disesuaikan dengan permintaan pelanggan guna menjaga efisiensi modal. Pengembangan bertahap ini melanjutkan target awal pembangunan 200 MW pada paruh pertama 2027.
Dalam transaksi pendanaan ini, Citi bertindak sebagai penasihat utang eksklusif. Konsorsium lembaga keuangan internasional yang melibatkan Citi, ING, Natixis, Qatar National Bank (QNB) Group, dan United Overseas Bank (UOB) berperan sebagai senior mandated lead arrangers, underwriters, dan bookrunners.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow